by

Bizcom : Sosial Entrepreneur Dibidang Pertanian

Bizcom Indonesia, komunitas bagi pelaku bisnis dan investor, Kamis (28/6) kembali menggelar acara diskusi investor yang ke-16 bertemakan “Social Entrepreneurship: How to Start and Why is It Growing in the Developed Countries?” di Fairmont Hotel, Jakarta. Acara ini ditujukan bagi para pelaku bisnis agar mengetahui cara membentuk social entrepreneur sehingga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan, khususnya petani, di daerah.

“Acara ini digelar untuk membahas lebih dalam mengenai social entrepreneurship di negara maju yang meliputi cara membentuk social entrepreneurship dan tantangannya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan petani bersama pelaku bisnis dan investor yang tergabung di Bizcom,” ujar CEO Bizcom Indonesia Sendra Wong di Jakarta.

Ada berbagai cara untuk menjadi pelaku bisnis yang menerapkan social entrepreneurship di Indonesia. Misalnya saja, dengan bekerjasama dengan komunitas petani seperti yang dilakukan oleh Burgreens.

Helga Angelina, Co-Founder Burgreens, mengatakan ia menetapkan konsep bisnis sosial atau social entrepreneurship kepada 200 petani dari sekitar 20 komunitas petani di Indonesia. Helga mengambil bahan-bahan dasar untuk bisnis restorannya dari para komunitas petani tersebut, diantaranya dari Cipanas, Bogor, Banyuwangi, Bali, dan beberapa daerah lainnya.

“Seiring dengan berkembangnya bisnis kami, makin besar pula dampak sosial yang dirasakan oleh para komunitas petani. Seperti, dari komunitas yang kami ajak kerjasama, ada yang menggunakan profitnya untuk menghidupi keluarganya, menyekolahkan anak-anaknya, hingga merekrut anak-anak SMA di daerah mereka untuk belajar menjadi petani organik,” tutup Helga.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed