oleh

Gunungkidul : Gaji Guru Rp 100 Ribu, Murid Sisihkan Uang Jajan

Senayanews – Rendahnya gaji guru honorer  di Gunungkidul, Yogyakarta, membuat murid dan wali murid prihatin. Seperti di Sekolah Dasar Mentel 1, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari. Setiap Jumat, ratusan siswa menyisihkan uang jajan untuk memberikan bantuan kepada guru mereka.

Sebanyak 158 siswa dihari jum’at melakukan senam dan dilanjutkan pemeriksaan kuku jari. Beberapa murid membawa wadah plastik berkeliling mengumpulkan uang dari siswa. Para siswa memasukkan beberapa lembar uang kertas pecahan Rp 2.000 hingga Rp 10.000.

“Uang ini nantinya untuk bapak dan ibu guru, kasihan mereka tidak mendapatkan gaji layak dari pemerintah,” kata salah seorang siswa Carisa Moniati, Jumat.

Dia mengaku mendapatkan informasi dari guru berstatus ASN. Informasi tersebut ia bicarakan dengan orangtuanya. Akhirnya para orangtua sepakat untuk memberikan uang saku lebih besar saat hari Jumat.

Setiap bulannya, para siswa ini mampu mengumpulkan dana sekitar Rp 2 juta. Uang tersebut akan dibagikan kepada 8 guru tidak tetap maupun pegawai tidak tetap.

“Pengumpulan ini tidak ditentukan nominal, jika terdapat siswa yang tidak memberi infak pun juga diperbolehkan tergantung kepada kemampuan serta keikhlasan para siswa yang ada,” ucapnya.

Dia berharap, pemerintah memberikan solusi terbaik, agar kesejahteraan guru tidak tetap maupun pegawai tidak tetap bisa meningkat.

“Semoga ada perhatian dari pemerintah, kasihan para pejuang pendidikan ini,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of