oleh

Setya Novanto Kembali Disorot Dengan Fasilitas Lapas di Sukamiskin

Senayanews – Ombudsman RI melakukan sidak tiga lapas di Kota Bandung. Dalam sidak tersebut ditemukan data kamar yang dihuni Setya Novanto berukuran lebih besar dari hunian lainnya di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Terpidana kasus korupsi KTP elektronik ini kedapatan menghuni kamar yang lebih luas. Bahkan dikatakan, luasnya dua kali lipat dari kamar warga binaan lainnya.

“Kamarnya Setnov lebih luas, lebih bagus. Ukuran dua kali tipat dari (kamar) semuanya,” kata Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu di Kantor Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta, Bandung, Jumat 14 September 2018.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly bereaksi. Dia mengutus Irjen Kemenkumham Aidir Amin Daud untuk mengecek sel Setya Novanto di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Yasonna juga memerintahkan jajarannya mengecek penerapan fasilitas sel bagi terpidana kasus korupsi di Lapas Sukamiskin, seperti Setya Novanto.

Tejo Harwanto membenarkan sel yang dihuni Setya Novanto lebih luas dengan ukuran 300 cm hingga 500 cm.

“Ruangan Pak Setya Novanto lebih besar, yah kira-kira 300-500 cm,” ujar Tejo di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/9/2018).

Menurut Tejo, kamar luas tidak hanya dihuni oleh Setya Novanto saja, terdapat sekitar 40-an sel dengan ukuran serupa. Beberapa narapidana yang memiliki hunian dengan ukuran serupa yakni Nazaruddin, Joko Susilo, dan Tubagus Chaeri Wardhana atau Wawan.

Terpidana kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto ternyata mendekam dalam sel di Lapas Sukamiskin dengan berbagai fasilitas di luar prosedur yang ditetapkan.

Ombudsman yang melakukan sidak beberapa hari lalu menemukan fakta bahwa kamar Setya Novanto lebih besar dengan perabotan tertata rapi. Lengkap dengan ranjang berkasur dan toilet duduk. Foto kamar Setnov pun tersebar di media sosial serta menjadi perbincangan hangat.

Pemandangan berbeda tampak di sel lain yang kondisinya kumuh dengan luas tidak sebesar milik pria yang karib disapa Setnov itu. Di dekat kasur, ada toilet jongkok ditutup satu potongan keramik lantai.

Dinding sel Setya Novanto dilapisi oleh plywood. Alasannya, kondisi tembok lapas yang sudah berusia ratusan tahun sudah tidak optimal. Apalagi jika hujan mengguyur, air kerap merembes ke dalam kamar.

“Kalau memang terlihat mewah, memang itu kamarnya (Setnov) dilapisi oleh kayu plywood,” kata Tejo, di Lapas Sukamiskin Bandung, Minggu.

Terlihat dari foto tersebut seluruh dinding, tembok, hingga lantai dilapisi tembok. Bahkan, isinya pun bukan seperti kamar tahanan, namun layaknya sedang menginap di hotel mewah.

Tejo mengatakan, pemasangan pelapis tersebut dilakukan sebelum Setya Novanto menempati kamar itu. Namun, ia tak mengetahui siapa napi yang menempati kamar tersebut sebelum Setnov.

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz menyatakan, pemerintah dalam hal ini harus benar-benar serius menangani masalah yang ada di lapas, termasuk lapas Sukamiskin.

“Butuh pembenahan serius tentang manajemen lapas. Ini merupakan tugas Presiden dan Menkumham yang harus segera dilakukan,” ujar Fariz melalui pesan tertulis, Sabtu 15 September 2018.

Dia menilai selama ini pembenahannya lapas hanya parsial dan insidentil. Penanganan hanya dilakukan ketika muncul satu dua kasus. “Habis itu kembali ke kebiasaan awal,” katanya.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang‎ mengatakan, seharusnya, konsep penjara harus berlaku sama untuk semua tahanan, apapun kasusnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of