oleh

Alasan WNI Menjadi Legiun Asing Perancis

Senayanews – Perancis memiliki korps militer unik bernama Legiun Asing Perancis atau Legion d’Etrangere yang didirikan pada 1831, tepat setahun setelah pendirian satu-satunya legiun asing di Asia, yakni Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger atau KNIL. Karenanya, di dalam LE ada prajurit dari beragam negara, termasuk dari Indonesia, Jepang, Timur Tengah, ataupun negara Eropa lainnya. Sepanjang sejarahnya, Legiun Asing Perancis telah menerima warga berasal dari 140 negara.

LE dikenal sebagai unit pasukan yang tidak hanya fokus pada keterampilan militer, tapi juga sangat menjunjung tinggi rasa setia kawan mengingat kewarganegaraan anggotanya yang berbeda-beda.

Legiun Asing Perancis (Sumber : debout-la-france.fr)

Satu hal yang unik, meskipun bagian dari militer Perancis, LE merupakan satu-satunya unit yang pasukannya tidak bersumpah setia kepada negara Perancis. Para Legionnaire, sebutan bagi prajurit LE, didoktrin setia dan loyal kepada kesatuan itu sendiri. Oleh sebab itu, salah satu slogan pasukan dengan baret hijau ini yang terkenal adalah “Legio Patria Nostra” atau “Legiun adalah Tanah Air”.

LE beranggotakan prajurit dengan beragam kewarganegaraan, termasuk Indonesia. Adanya WNI yang jadi Legionnaire ini pernah disampaikan oleh mendiang Letnan Kolonel TNI AL (Anumerta) Juanda. Ia merupakan pengamat intelijen yang pernah mendapat beasiswa di Perancis saat bertugas di dinas intelijen marinir.

Kompas.com edisi 4 Oktober 2010 memuat pernyataan Juanda yang mengaku pernah beberapa kali membantu sejumlah pemuda asal Indonesia menjadi Legionnaire.

“Jumlahnya memang tidak banyak. Tetapi, seingat saya, di atas belasan orang WNI pernah atau masih menjadi Legionnaire,” ujar Juanda.

Meski tidak sebanyak orang Eropa ataupun Afrika, Legionnaire ada juga yang berasal dari Asia. Semasa Perang Dunia I dan Perang Dunia II, banyak Legionnaire Asia berasal dari Indo-China Perancis, yakni Laos, Kamboja, Cochin China, dan Annam yang kini dikenal sebagai Vietnam. Pada era modern, Legionnaire Asia terbanyak berasal dari Jepang.

Banyak alasan mengapa WNI mau bergabung menjadi Legionnaire. AC misalnya, tak menampik bahwa alasannya menjadi prajurit asing adalah soal kesejahteraan. Gaji yang diperoleh dengan menjadi Legionnaire memang cukup menggiurkan, Untuk seorang Legionnaire dengan pangkat terendah hingga naik pangkat menjadi kopral, sekitar 2–4 tahun mengabdi, gajinya sebesar € 1.280 atau sekitar Rp19,2 juta. Berdasarkan informasi di situsweb resmi LE (http://www.legion-etrangere.com/), angka itu belum termasuk biaya asuransi kesehatan.

Gaji tersebut jelas jauh lebih tinggi jika dibandingkan gaji tentara Indonesia. Saat ini, gaji terendah anggota TNI yang baru bertugas dengan pangkat prajurit dua sebesar Rp1.565.200 per bulan. Angka itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2015 tentang Peraturan Gaji Anggota TNI.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of