oleh

Respon Positif Generasi Milenial dalam Dunia Investasi

Senayanews – Generasi milenila memiliki tantangan yang serius di bidang perekonomian. Respon perkembangan positif generasi milenial dalam dunia investasi turut menunjukkan kesiapan dalam menghadapi tantangan dibidang ekonomi.

Head of Operation Prime Academy Indonesia, Wayne Ramschie, menyatakan masa depan dunia pasar modal Indonesia berada di tangan generasi milenial. Oleh sebab itu, ia berinisiatif mengajak kaum muda bangsa untuk mau belajar berinvestasi.

Dia mengatakan, sebanyak 10 persen dari total populasi peserta didik di bawah Prime Academy Indonesia saat ini merupakan golongan milenial.

“Kita sudah jalan edukasi 4 bulan. Mereka lebih cepat belajar dari orang tua, lebih cepat nyerapnya. So far, mereka sudah tahu meminimalisir risiko yang baik,” ungkap dia di Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Akan tetapi terkadang, Wayne mengatakan, semangat anak muda masih terlalu menggebu-gebu dan kurang perencanaan. “Masuk open market sembarangan, kadang lost. Mereka suka enggak sadar,” ujar dia.

“Jadi emosi harus dikontrol, psikologis harus dikontrol. Tapi so far mereka interested, dan perkembangan pesat untuk milenial,” dia menambahkan.

Generasi milenial menjadi salah satu pencari kerja yang aktif saat ini, mengingat sebagian memang telah dalam usia lulus kuliah dan siap untuk bekerja. Berbeda dengan generasi sebelumnya, milenial memang dikenal dengan pola hidup yang praktis dan lebih modern.

Wayne menyampaikan, ia mengagumi kecepatan belajar pada anak muda yang sudah mampu memahami materi hanya dalam waktu dua bulan. Dia juga mengimbau agar generasi milenial pada awalnya tidak terburu-buru untuk meraih keuntungan.

“Kalau mau profit pun jangan buru – buru. Profit 4 persen lumayan dua bulan. Yang penting mereka mau sabar belajar dan fokus. Daripada ikut kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting,” kata dia.

Survei yang dilakukan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) terhadap kalangan milenial pada 25 April 2018 menunjukkan, sebagian besar generasi milenial telah melakukan pengelolaan keuangan.

Dari total 168 responden, sebanyak 61,76% telah menerapkan pengelolaan keuangan. Bahkan, dana yang diperoleh umumnya disisihkan terlebih dahulu untuk diinvestasikan, baru kemudian dibelanjakan.

Investasi yang banyak dipilih generasi milenial adalah di pasar modal, dengan persentase mencapai 54,41%. Sisanya, berinvestasi di produk perbankan dan sektor riil. Survei juga menunjukkan, 72% generasi milenial sudah pernah berinvestasi di pasar modal.

Menurut Wayne, kaum milenial ini lah yang ke depan akan memainkan peranan dalam dunia pasar modal Indonesia. “Karena dalam waktu 30 tahun ke depan mereka yang akan memegang peran untuk menjalankan pasar kita,” ujar dia.

Bentuk pengajaran yang ditekankan yakni mengenal bentuk risiko investasi di pasar modal.Head of Operation Prime Academy Indonesia, Wayne Ramschie, menyatakan lembaga ini hadir sebagai bentuk jawaban atas program Yuk Nabung Saham yang seolah belum berjalan dengan baik.

“Kami hadir pada 2015 setelah adanya program pemerintah Yuk Nabung Saham tapi seolah tidak jalan. Kami kayak merasa gemas di situ. Daripada banyak pelaku pasar yang main di pasar online tapi enggak jelas, kita ambil langkah untuk mengedukasi mereka,” ujar dia di Multivision Tower, Jakarta, Jumat 5 Oktober 2018.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of