oleh

Di Tuduh Selingkuh, Seorang Pria Tewas Di keroyok Warga

CIAMIS, SENAYANEWS.com Malang nasib Seorang pria yang bernama Adi kuswandi, warga Cinangka Desa Budiasih, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat lantaran meninggal dunia atas tuduhan selingkuh dengan perempuan yang sudah bersuami.

Kapolsek Cikoneng Kompol Widarjo permasalahan kasus ini berawal saat korban mendatangi rumah Warga setempat Bernama Neneng Nurjanah untuk memperbaiki Ponsel milik anak Neneng Rabu malam (28/8/19).

Di saat akan pulang korban merasa cemas dan takut lantaran sudah banyak warga yang menunggu di depan rumah. akhirnya korban bersembunyi di kamar bersama anak dan neneng, para pelaku langsung menganiaya Korban hingga akhirnya meninggal.

Baca juga : Viral Video Mesum Eks Pegawai Bank di Palembang

“ Diduga pengaruh miras dan menjadi emosional, ada warga menggedor rumah dan menarik perhatian warga lainnya. Kemudian menggiring opini (berbuat selingkuh) hingga mereka melakukan kekerasan kepada korban,” ujar Widarjo.

Korban dianiaya dengan mengunakan botol minuman keras, para tersangka ini di duga dalam pengaruh minuman keras (miras).

“Korban dianiaya dengan botol miras. Kasusnya masih penyelidikan, namun sudah ada dugaan yang mengarah ke tersangka. Bisa lebih dari satu orang,” katanya.

Baca juga : Polda Jatim Periksa 21 Saksi Terkait Rasis Kepada Mahasiswa Papua

Sementara itu, Engkus, pemilik rumah yang menjadi lokasi TKP penganiayaan sekaligus suami Neneng Nurjanah menjelaskan, jika korban dan istrinya tidak ada hubungan apapun seperti yang dituduhkan (berselingkuh). Namun saat kejadian, dia mengakui sedang tidak ada di rumah.

“ Saat kejadian saya di Semarang. Hanya istri dan anak saya yang ada di rumah,” ujarnya. Dia menceritakan, begitu mendapat kabar langsung pulang ke rumah. Informasi yang diterimanya, korban datang ke rumah untuk memperbaiki ponsel anaknya. Saat akan pulang, ada sejumlah pemuda diduga dalam kondisi mabuk menunggu di depan pintu.

“ Korban takut keluar dan bersembunyi dalam kamar bersama istri dan anak saya. Warga datang dan langsung mengeroyoknya. Istri saya panik dan tak tahu-apa-apa lagi,” kata Engus.

Baca juga : Polda Kalimantan Barat Kirim 250 Pasukan Brimob Ke Papua

Sementara itu berdasarkan keterangan Mukhlis adik korban, mendapat informasi saat korban sudah meninggal di RSUD Tasikmalaya. Keluarga langsung ke rumah sakit saat mendapat informasi tersebut.

“ Kami tidak tahu kejadiannya. Kami hanya dapat kabar pukul 4 pagi korban sudah meninggal. Pengeroyokannya malam, antara pukul 11 sampai jam 12 malam,” kata Mukhlis.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] SENAYANEWS.com – KPK memanggil tiga pejabat Pemkab Kudus terkait kasus dugaan suap Bupati Kudus nonaktif Muhammad Tamzil. Ada empat orang yang dipanggil sebagai saksi untuk Tamzil. […]