by

Dituding HTI! TNI Tetap Mempertahan Enzo Allie Sebagai Taruna Akademi Militer

-News-71 views

JAKARTA, SENAYANEWS.com – TNI AD tetap mempertahankan Enzo Zenz Allie sebagai taruna Akademi Militer (Akmil).

Sebelumnya,  Panglima TNI, Hadi Tjahjanto memastikan Enzo telah memenuhi syarat untuk menjadi taruna Akmil di Magelang, Jawa Tengah. Dia menyebut Enzo adalah WNI dan telah lolos syarat baik dari tes fisik mau pun psikologi.

“Dilihat dari seleksinya memenuhi syarat, yang viral itu pull up-nya, larinya, ya itu dihitung semua secara fisik kemudian psikologinya semuanya memenuhi syarat,” kata Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (06/08/19).

Baca juga: Warga Keturunan Prancis Masuk Taruna Akmil

Dalam pendalaman lebih lanjut, TNI tetap  mempertahankan Enzo Zenz Allie sebagai taruna Akademi Militer (Akmil), dengan alasan bahwa,  indeks moderasi bernegara Enzo sudah memenuhi standar.

“Kesimpulannya Enzo Zenz Allie dilihat dari indeks moderasi bernegara itu ternyata kalau dikonversi menjadi presentase itu memiliki nilai 84% atau nilainya di situ 5,9 dari maksimum 7,” kata Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal Andika Perkasa, dalam jumpa pers di Mabesad, Jakarta Pusat, Selasa (13/08/19).

Di tempat terpisah, Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal Andika Perkasa, mengatakan sejak awal TNI tidak ragu dengan 364 orang taruna Akmil yang telah diterima. Semua taruna telah memenuhi standar sesuai dengan alat pengukuran yang telah lama diterapkan, dari akademik, kesehatan jasmani, psikologi, sampai mental.

Baca juga: Tanggapi Usulan PAN Pimpinan MPR 10 Orang, Gerindra Mendukung

“Tapi karena kemudian ada info tambahan tentang salah satu taruna kami, yaitu Enzo Zenz Allie, maka kami pun berusaha untuk, oke, kami ingin terbuka, membuka diri,” kata Andika dalam jumpa pers di Mabesad, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/08/19).

Andika memberi contoh dalam 5 tahun terakhir. Di tahun 2014, ada 3 taruna Akmil yang dikeluarkan sebelum dilantik jadi perwira TNI Angkatan Darat. Sementara itu, ada 1 taruna yang dikeluarkan pada 2015. Sebanyak 4 taruna dikeluarkan pada 2016 dan 5 orang pada 2018.

“Tahun ini 2019 sudah ada 2 orang yang kami keluarkan. Berbagai alasan. Ada yang karena kesehatannya mereka tidak bisa mengikuti standar. Ada yang karena jasmaninya dan juga ada yang karena mental ideologinya,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, sempat beredar foto diduga Enzo memegang bendera tauhid. Selain itu, beredar pula screenshot postingan ibu Enzo. Yang menuai kritikan Netizen, warganet menganggap posting-an ibu Enzo itu berisi fitnah kepada pemerintah dan berbau dukungan terhadap organisasi yang dilarang di Indonesia, HTI.

Facebook Comments

Comment

News Feed