by

Investasi vs Ngopi, Milenial Tentukan Pilihanmu !

-Milenial-49 views

SENAYANEWS.com – Sebagian besar dari kita mengawali hari dengan ngopi. Seperti sebagai teman menyantap menu sarapan atau menjadi kawan saat bekerja. Kopi kini telah menjadi gaya hidup, khususnya generasi milenial dan Gen – Z. Seperti hidup hambar tanpa ngopi.

Fenomena dunia bisnis yang ramai saat ini adalah bisnis kopi. Sampai sekarang, kafe pencinta kopi menjamur dari penjual sepeda sampai cafe. Seperti kopi kenangan yang katanya mengingatkan kenangan, Starbuck asal Amerika dan Maxx Coffee yang lebih dulu ada.

Melihat harga jualnya anggap saja harga kopi hitam normal Rp 20.000. Namun, ada menu minuman kopi lain yang di-mix dan dijual hingga Rp 35.000. Bagi penggila kopi, sebulan untuk menikmati kopi tersebut anggap saja empat sampai lima kali memesannya dan menghabiskan uang sekitar Rp 100 ribu.

Baca juga : Akhirnya Nike Merilis Sneakers Kartun “Spongebob Squarepants” Agustus Ini

Jika dihitung, uang beli kopi tersebut jika dapat dibelikan saham bisa mendapat 1 lot (100 lembar) untuk saham-saham yang berlapis tiga. Saham lapis tiga atau small cap stocks ini biasa dilirik oleh para trader ketimbang investor. Soal harga, saham lapis tiga terbilang paling murah dan kapitalisasinya berada di bawah Rp500 miliar.

Misalnya, kamu bisa membeli saham FUJI yang per lembarnya ditawarkan sebesar Rp144, EAST Rp120 per lembar saham, ENVY Rp 1.095 per lembar, SMKL Rp 250 per lembar, dan saham-saham yang baru (initial public offering/IPO) terdaftar di pasar Bursa Efek Indonesia (BEI).

Selain itu, instrumen investasi lainnya bagi pemula nih bisa mencoba nabung saham dan juga reksa dana. Karena keduanya tidak membutuhkan modal yang besar, mulai dari Rp100 ribu pun sudah bisa berinvestasi.

Baca juga : Perjalanan GOJEK Start Up Rintisan Nadiem Makariem

Nabung saham maupun reksa dana risikonya sama-sama rendah. Namun, pada instrumen reksa dana, modal yang disetorkan akan dikelola oleh manajer investasi. Sedangkan di nabung saham, portofolio investasi dikelola sendiri.

Investasi reksa dana uang yang kamu punya akan otomatis terpotong, tergantung berapa modal yang dipilih untuk berinvestasi. Sementara, nabung saham, investor sendiri yang menentukan besar kecilnya modal yang dipotong, tergantung harga saham yang akan dibeli.

Mulai sekarang ubah kebiasaanmu yuk untuk menggapai financial freedom dengan berinvestasi. Dengan berinvestasi, maka modal ngopimu akan berlipat ganda loh.

Facebook Comments

Comment

News Feed