oleh

JK Khawatirkan Resiko Amandemen UUD, PAN : Silahkan Masyarakat Berikan Masukan

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) khawatirkan wacana amendemen UUD 1945 yang memungkinkan presiden akan dipilih oleh MPR. PAN menyatakan saat ini usulan mengenai amandemen UUD 1945 tengah dikaji lebih mendalam.

“Kekhawatiran terhadap dampak politik di balik amandemen ini tentu sangat dapat dipahami. Oleh karena itulah, semua fraksi dan kelompok DPD melakukan kajian untuk memetakan aspek apa saja yang perlu diamandemen. Aspek-aspek itu nantinya akan masuk dalam rekomendasi yang saat ini sedang disempurnakan,” kata Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay, Selasa 13 Agustus 2019.

Saleh mengatakan rekomendasi untuk amandemen UUD 1945 tersebut belum final. Draf rekomendasi masih disusun oleh MPR untuk kemudian disahkan dalam sidang paripurna akhir masa jabatan MPR pada September mendatang.

“Rekomendasinya belum final. Masih dalam bentuk draf. Setelah masa reses ini, badan pengkajian yang berasal dari seluruh fraksi dan kelompok DPD akan rapat lagi. Harapannya, rekomendasi itu akan selesai sebelum sidang masa akhir jabatan dilaksanakan,” tuturnya.

Baca Juga : JK Khawatirkan Resiko Amandemen UUD, PKS : Ibarat Buka Pandora

Saleh menuturkan harapannya kepada seluruh elemen masyarakat agar turut memberikan masukan terhadap materi amandemen UUD 1945.

“Dalam konteks usulan terhadap amandemen tersebut, para akademisi, tokoh masyarakat, dan masyarakat secara luas terbuka untuk menyampaikan pendapatnya. Pendapat-pendapat itu tentu nanti akan menjadi referensi bagi MPR dalam mengambil langkah. Silakan disampaikan pendapatnya baik secara formal ataupun informal ke MPR,” tuturnya.

Baca Juga : JK Khawatir Amandemen UUD 1945 Berpotensi Presiden Dipilih MPR

Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ungkapkan kekhawatirannya terkait wacana amendemen UUD 1945. Salah satu risikonya, kata JK, bisa saja Presiden kembali dipilih oleh MPR karena MPR adalah lembaga tertinggi negara. “Itu rumit lagi, berisiko. Banyak perubahan yang rakyat belum tentu setuju. Contoh, presiden dipilih MPR karena lembaga tertinggi. Maka dia berhak memilik presiden. Kalau gitu lain lagi soal,” kata JK. 

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Habib Rizieq: BPIP Tak Paham Esensi Pancasila - senayanews Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca Juga : JK Khawatirkan Resiko Amandemen UUD, PAN : Silahkan Masyarakat Berikan Masukan […]