oleh

Jokowi Sebut Jaksa Agung Dari Non Parpol, Nasdem Masih Berharap

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Periode kedua pemerintahan Jokowi, Nasdem berencana mengincar kursi jaksa agung. Namun Jokowi memastikan tidak akan memilih dari kalangan partai politik untuk posisi ini. Nasdem sebagai partai pendukung Jokowi tidak mempersoalkan langkah penentuan kursi di jaksa agung.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh mengatakan, pihaknya tidak akan mempermasalahkan apabila nantinya jaksa agung tidak dari partai politik.

“Apapun itu terserah bapak presiden. Oke,” ujar Surya Paloh di Universitas Indonesia (UI), Salemba, Rabu (14/8/19).

Baca juga : Habiburokhman, Ini Alasan di tolaknya gugatan Mulan CS di Majelis Kehormatan Partai Gerindra

Surya Paloh juga menyampaikan, untuk urusan formasi kabinet, Presiden Jokowi memiliki hak prerogatif yang tidak bisa diganggu. Siapa saja membantunya selama lima tahun mendatang itu menjadi hak presiden. Nasdem menyampaikan apapun keputusannya ada di Presiden Jokowi.

“Apapun bentuknya itu hak perogratif presiden,” katanya.

Berbeda dengan ketua umum, sekjen Nasdem, Johnny G Plate masih berharap supaya Nasdem kembali dipercaya untuk menempati posisi jaksa agung oleh Presiden Jokowi.

“Mengenai Jaksa Agung tentu Bapak Presiden yang tentukan, tapi kalau masih percayakan kepada kader Nasdem itu baik bagi kami,” ujar Johnny beberapa waktu lalu.

Baca juga : Putusan Kasus Gugatan Perdata Mulan Jameela cs Batal Dibacakan

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa jaksa agung di periode kedua pemerintahannya tidak akan berasal dari kalangan partai politik.

“Jaksa agung pasti bukan dari parpol,” ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/8/19).

Sampai sekarang, Jokowi masih belum menyebut nama – nama kandidat jaksa agung pengganti Muhammad Prasetyo. Sehingga masih merahasiakannya kepada publik.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of