oleh

Kebakaran Hutan Dan Lahan Riau Masih Berlangsung Di Berbagai Titik

RIAU, SENAYANEWS.COM . Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau masih tetap berlangsung. Tim Satgas melakukan pemadaman udara dan darat, tapi api masih membara.

Berdasarkan data BMKG Pekanbaru, satelit terra aqua pada hari ini pukul 06.00 WIB menunjukkan ada 54 titik panas di Riau, Aceh 3 titik, Jambi 17, Lampung 2 titik, Sumatera Barat 2 titik, Sumatera Selatan 3 titik, dan Bangka Belitung 4 titik.

“Secara umum Riau dalam kondisi kering, sampai hari ini 22 hari hari tanpa hujan,” ujar Sukisno.

Di Riau titik panas paling banyak masih berlokasi di Kabupaten Pelalawan sebanyak 23 titik. Kemudian di Bengkalis ada 2 titik, Kuansing 1 titik, Kota Dumai 2 titik, Kabupaten Kepulauan Meranti 1 titik, Rokan Hilir 9 titik, Siak 4 titik, Indragiri Hilir 7 titik, dan Indragiri Hulu 5 titik. Kemudian di Kabupaten Bengkalis satu titik, Rokan Hilir 7 titik, Indragiri Hilir 4 titik, Kepulauan Meranti dan Siak masing-masing satu titik, Indragiri Hilir 4 titik, dan Indragiri Hulu 3 titik

Di lokasi kebakaran ini, ada 38 perseonel yang melakukan pemadaman. Kawasan hutan ini membara sudah berjalan lebih dari 5 hari yang lalu.

“Kami sudah dua hari di lokasi ini untuk melakukan pemadaman. Kita juga dibantu tim Damkar, kepolisian dan tim perusahaan,” kata Babak Rudal Manpads III Ton II Rai Rudal D, Arhanud, Sersan Bintar Wijaya.

“Kita di sini melakukan pendinginan, kemarin apinya sangat besar dan tinggi. Kami sempat mundur dari lokasi,” cerita Bintar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyebut asap telah menurunkan kualitas udara dan memperpendek jarak pandang di ketiga daerah itu.

“Kota Pekanbaru jarak pandang pagi ini pukul 09.00 WIB terpantau empat kilometer. Di Pelalawan jarak pandang juga empat kilometer. Ini karena masih ada asap,” kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sukisno, Jumat, 2 Agustus 2019.

Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan berdasarkan perhitungan Satgas Karhutla Riau, luas kebakaran mencapai lebih dari 4.300 hektare dengan jumlah titik panas 250 titik sejak Januari 2019. Syamsuar mengatakan kebakaran hutan dan lahan paling banyak terjadi di Pelalawan, Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu).

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of