oleh

Melihat Potensi Bisnis Pesawat Kargo Tanpa Awak

JAKARTA, SENAYANEWS com – Melirik Peluang Bisnis Penggunaan pesawat tanpa awak alias unmanned aircraft system/UAS di Indonesia sudah tidak terelakkan lagi. Terlebih, kebutuhan konektivitas udara dengan jaminan keselamatan tinggi kian menjadi tuntutan.

Tanah Air yang memiliki lebih dari 17.000 pulau dan terdiri atas perairan membuat pesawat udara menjadi satu-satunya sarana transportasi yang ideal untuk menjangkau setiap daerah. Apalagi, setiap daerah yang membentang dari barat hingga timur Nusantara ini memiliki karakteristik topografi dan kondisi alam masing-masing.

Banyak daerah di Papua yang ujung landasan pacunya berupa jurang, sehingga pilot harus lihai untuk memacu mesin pesawat guna mencapai kecepatan tinggi tertentu untuk transisi dari darat ke udara.

Padahal, masyarakat setempat membutuhkan sarana angkutan untuk mobilitas penumpang maupun barang logistik. Banyak daerah yang hanya bisa menggantungkan diri pada sarana transportasi udara.

Baca juga:  INDEF Sebut Kasus Duniatex Cermin Kondisi Industri Tekstil Nasional

Di tengah permasalahan tersebut, kehadiran teknologi pesawat tanpa awak, yang sedang giat dikembangkan negara lain seperti Amerika Serikat, Israel, maupun China, bisa dipertimbangkan untuk menjadi solusi.

Ada Dua Keuntungan

Pertama, keuntungan ekonomi, yakni mampu menjanjikan efisiensi biaya operasional dan pembelian unit pesawat. Unsur ‘tanpa awak’ bisa menjadikan pesawat tersebut memiliki utilisasi maksimal sampai 24 jam 7 hari.

Sementara itu, bahan bakar yang dikonsumsi juga cukup hemat dengan waktu terbang maksimal selama 4 jam—5 jam dengan kecepatan hingga 300 km/jam. Dalam waktu yang sama, pesawat tersebut dapat menerbangi langit Pulau Jawa dari ujung Barat hingga Timur untuk sekali pengisian penuh.

Adapun, harga pesawat tanpa awak ini juga diklaim lebih murah dibandingkan dengan pesawat konvensional. Sebagai perbandingan, salah satu jenis UAV produksi Beihang UAS Technology Co., Ltd., yakni BZK-005E hanya US$1 juta per unit.

Nominal tersebut tentu jauh lebih murah dibandingkan dengan pesawat konvensional seperti ATR 72-600 yang ditaksir mencapai US$22 juta per unit. Nominal itu belum termasuk perhitungan biaya pilot dan set kru.

Kedua, keuntungan dari sisi teknis karena pesawat ini hanya membutuhkan runwayyang pendek untuk lepas landas maupun mendarat, yakni hanya sekitar 600—1.000 meter. Risiko keselamatan juga semakin meningkat karena dioperasikan jarak jauh tanpa penerbang.

Keuntungan tersebut yang membuat Garuda ingin memanfaatkan UAS untuk menunjang lini bisnis kargo udaranya, terutama dalam menghubungkan wilayah remote dengan fasilitas bandara yang terbatas seperti di Maluku, Papua dan Sulawesi. Tak kurang dari 150 unit UAV akan didatangkan oleh maskapai pada akhir tahun

Baca juga: Industri Tekstil Tumbuh Positif, Duniatex Justru Gagal Bayar Bunga Obligasi

Beberapa waktu lalu dalam sebuah focus group discussion, Drone Engineer Bukalapak Galih Nugraha mengaku, pihaknya telah melakukan uji coba UAS sejak 2018. Saat ini, lapak belanja daring ini masih melakukan pengembangan dalam bentuk pengoperasian puluhan unit UAS dalam waktu yang bersamaan, sehingga dapat menciptakan efisiensi

Bidik Peluang Bisnis

Potensi arus lalu lintas kargo udara menggunakan UAS tersebut sudah pasti memerlukan tempat untuk proses bongkar muat barang maupun penyimpanan sementara. Oleh karena itu, PT Angkasa Pura II (Persero) Harus mampu dan jeli melihat peluang itu.

Sala satu Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati dinilai cocok untuk menunjang perkembangan bisnis kargo udara menggunakan UAS.

Selain pergerakan pesawat yang belum padat dan masih memiliki banyak ruang di sisi udara, ketersediaan lahan yang masih luas juga bisa digunakan untuk mengembangkan prasarana pendukung kargo.

Pemerintah wajib mengantisipasi perkembangan pemanfaatan teknologi UAS di Indonesia dengan menyusun regulasi seperti sertifikasi pilot UAS, registrasi dan sertifikasi UAS, ketentuan pengoperasian dan pengawasan UAS, serta pengaturan dan pengawasan ruang udara

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of