oleh

Mobil Listrik Bebas Masuk Ganjil Genap

JAKARTA, SENAYANEWS.com –  Berdasakan putusan Premprov DKI Jakarta tentang  perluasan ganjil genap sesuai intruksi Gubenur DKI Jakarta Anis Baswedan, untuk mengurangi polusi udara, ada pengecualian bahwa kendaran non konvesional bebas dari kebijakan tersebut seperti motor dan kendaraan  bertenaga listrik.

 “Tadi tentu ada pengecualian dari aspek kendaraan bermotor roda dua dan juga mobil listrik,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat

Selai dua kendaran itu, Syafrin juga menjabarkan kendaran operasional pemerintah juga di bebaskan dari aturan perluasan ganjil genap.

Baca Juga : Perluasan Ganjil Genap Untuk Pengendalian Polusi Udara Jakarta

“Berikutnya adalah kendaraan pimpinan tinggi negara. Juga kendaraan dinas operasional kantor pemerintah, TNI dan Polri. Begitu juga dengan kendaraan pimpinan dan lembaga negara asing. Serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara. Ini kita kecualikan,” ujar Syafrin.

Sehubungan dengan itu Pemerintah terus mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Jika di level pusat, Pemerintah RI bakal meresmikan Perpres Mobil Listrik, maka di level daerah seperti DKI Jakarta kendaraan listrik dipermudah supaya bebas dari sistem jalur ganjil-genap yang selama ini dikenakan untuk kendaraan roda empat konvensional.

Menurut Direktur Marketing PT Triangle Motorindo Sutjipto Atmodjo, kebijakan pro lingkungan seperti membebaskan kendaraan listrik dari aturan ganjil-genap, harusnya juga diperluas lagi dengan kebijakan lainnya. Khsususnya untuk mempermudah pengoperasian kendaraan listrik di kota Jakarta.

Baca Juga : Ramalan Zodiak Hari Ini: Ramalan Zodiak Rabu 7 Agustus 2019, Cek Keberuntunganmu Hari Ini!

“Di luar genap ganjil, perlu adanya tambahan regulasi (khusus untuk kendaraan listrik-Red) bahwa setiap gedung perlu memiliki charging outdoor supaya memudahkan motor listrik nge-charge,” kata Sutjipto, Rabu (7/8/19).

Di sisi lain, pemerintah juga harus memberikan fasiltas supaya orang makin tertarik membeli dan mengunakan kendaran ramah lingkungan ini.

“Misalnya parkir gratis di mall atau gedung-gedung, free charging, pengurangan biaya resmi dan non-resmi BBN, tidak perlu SRUT, termasuk pengurangan pajak perusahaan atau pribadi,” imbuhnya.

Untuk di ketahui, Aturan ganjil genap saat ini hanya berlaku pada mobil konvensional.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga : Mobil Listrik Bebas Masuk Ganjil Genap […]