oleh

PAN Usulkan Format Baru Pimpinan MPR : 9 Fraksi Dan 1 DPD

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Baru-baru ini PAN melemparkan wacana pimpinan MPR menjadi 10 orang untuk meredakan keributan yang ada soal perebutan susunan kursi tersebut. Terlebih ada pernyataan dari PDIP yang akan membuka peluang mpaket pimpinan MPR bersama bekas partai koalisi Prabowo dengan syarat mendukung amendemen terbatas UUD 1945.

“Awal periode ini kan pimpinan MPR 5 orang. Setelah beberapa saat, diubah menjadi 8 orang. Tentu sangat baik jika pimpinan yang akan datang disempurnakan menjadi 10 orang dengan rincian 9 mewakili fraksi-fraksi dan 1 mewakili kelompok DPD. Soal siapa ketuanya, bisa dimusyawarahkan untuk mencapai mufakat,” kata Wasekjen PAN Saleh Daulay, Minggu 11 Agustus 2019.

Berdasarkan UU MD3 No 2/2018, pimpinan MPR terdiri dari 1 orang ketua dan 4 wakil yang terdiri atas unsur fraksi dan perwakilan DPD. Sebelumnya, pimpinan MPR berjumlah 8 orang setelah adanya revisi terhadap UU MD3 No 17/2014. 

Baca Juga : Pertama Kalinya Dalam Sejarah Sekjen PDIP 2 Periode, Hasto Merasa Terhormat

Saleh Nyatakan MPR sangat berbeda dengan DPR. Agenda MPR adalah menekankan pada kebhinekaan NKRI, sementara DPR menekankan pada fungsi politik.

“MPR itu beda dengan DPR dan DPD. DPR lebih ditekankan pada fungsi politik. Di sana ada fungsi-fungsi politik yang tersusun dalam komisi-komisi dan alat kelengkapan Dewan. MPR tentu melampaui itu. MPR rumah bagi semua, termasuk tempat pengaduan masyarakat luas berkenaan dengan politik kebangsaan,” tutur Saleh.

Terkait rencana amendemen terbatas UUD 1945, ia mengatakan semua fraksi dan kelompok DPD di MPR sudah sepakat. Saleh mengatakan mereka telah melakukan kajian selama periode 2014-2019 dan telah menghasilkan rekomendasi terhadap amandemen terbatas.

“Semua fraksi dan kelompok DPD yang ada di MPR saat ini sudah menyetujuinya. Karena itu, arah yang disebutkan sudah sama. Bahkan poin-poin penting yang perlu diamendemen sudah dikaji selama satu periode ini,” kata Saleh.

“Sebelum mengakhiri periode ini, MPR nanti akan menyampaikan usulan rekomendasi. Rekomendasi itu juga terkait dengan aspek-aspek yang terkait dengan amendemen. Sekarang malah sudah pada tahap finalisasi sebelum nanti diputuskan di paripurna,” imbuhnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of