oleh

Perebutan Kursi Ketua dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Pasca pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, Senin (26/8/19), sejumlah partai mengajukan nama – nama untuk memperebutkan kursi ketua dan wakil ketua DPRD DKI Jakarta. Agenda pasca pelantikan adalah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang berisikan perangkat-perangkatnya, termasuk pimpinan dewan.

Disebutkan dalam UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR DPR DPD dan DPRD (MD3), pimpinan DPRD Provinsi diisi oleh satu ketua dan tiga wakilnya. Pimpinan tersebut berasal dari partai politik yang memiliki suara terbanyak dalam pileg 2019.

Sementara itu urutan perolehan suara di DPRD DKI secara berurutan ialah PDI Perjuangan 25 kursi, Gerindra 19 kursi, PKS 16 kursi, dan Demokrat 10 kursi. Sejumlah partai telah mengusung nama – nama untuk menjadi pimpinan DPRD DKI.

Baca juga : Sri Mulyani Heran Bangun Pabrik di Indonesia Lebih Mahal dari Vietnam

PDI Perjuangan menyampaikan tiga nama dari partainya yang akan diusulkan. Mereka adalah Prasetio Edi Marsudi, Gembong Warsono, dan Ida Mahmudah. Prasetio dikenal sebagai Ketua DPRD DKI periode 2014-2019. Sedangkan Gembong diperiode yang sama adalah Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI.

Partai Gerindra hanya mengajukan satu nama M. Taufik untuk kembali menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Meski demikian, hingga sekarang masih belum ada rekomendasi secara tertulis dari partai Gerindra.

PKS sudah berdialog mendorong Abdurrahman Suhaimi sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Sebelumnya Suhaimi adalah Ketua Fraksi PKS periode DPRD DKI 2014-2019.

Baca juga : Kadin Meminta Pengusaha Mendukung Perpindahan Ibu Kota

Partai Demokrat hingga kini belum memberikan nama yang bakal diajukan menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Belakangan muncul nama Zita Anjani dari Partai Demokrat. Namun hingga kini Zita masih belum memberikan keterangan pasti terkait pemilihan namanya.

Berikut hasil penetapan jumlah kursi berdasarkan pleno KPU DKI Jakarta, Senin (12/8/19) malam:

1. PDI-P: 1.336.344 suara, 25 kursi.

2. Partai Gerindra:  935.793 suara, 19 kursi.

3. PKS: 917.005 suara, 16 kursi.

4. PSI: 404.508 suara, 8 kursi.

5. Partai Demokrat: 386.434 suara, 10 kursi.

6. PAN: 375.882 suara, 9 kursi.

7. Partai Nasdem: 309.790 suara, 7 kursi.

8. PKB: 308.212 suara, 5 kursi.

9. Partai Golkar: 300.246 suara, 6 kursi.

10. PPP: 175.935 suara, 1 kursi.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of