oleh

Polda Jatim Periksa 21 Saksi Terkait Rasis Kepada Mahasiswa Papua

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Polda Jawa Timur memeriksa 21 saksi terkait kasus ujaran kebencian maupun rasisme kepada mahasiswa Papua di Surabaya, Rabu (28/8/19)

Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jawa Timur mengatkan hari ini akan mengadakan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi dan sebelumnya pada beberapa hari lalu telah memeriksa 7 orang dan 9 saksi lainya.

“Hari ini akan kita periksa lima lagi, setelah tujuh kemarin dan sembilan. Berarti jumlah saksi yang kita penuhi hari ini berjumlah 21 saksi,” ujar Frans, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Baca juga : DPR Akan Panggil Panglima TNI-Kapolri Bahas Konflik Papua

Selain itu Frans menjelaskan usai memeriksa seluruh saksi, tim penyidik akan melakukan ekspose (gelar) perkara untuk menentukan tersangka.

Namun, ketika ditanya perihal siapa saja saksi yang diperiksa, Frans enggan menyampaikannya. Menurutnya hal itu akan disampaikan setelah pemeriksaan saksi selesai dilakukan.

” Dari 21 saksi itu tentu yang ditunggu adalah siapa tersangka yang sesuai dengan video, kita akan umumkan dan tentunya Kapolda akan mengumumkan satu dua hari ini,” Jelasnya.

Baca juga : POLRI dan TNI Janjikan Keamanan Tokoh Dan Masyrakat Papua di Ibu Kota

Ia juga mengatakan dalam satu atau dua hari ke depan Kapolda Jawa Timur akan mengumumkan siapa tersangka dari kasus ujaran kebencian tersebut.

Selain itu, pada hari selasa lalu (27/8/19) TNI juga melakukan pemeriksaan terhadap oknum yang mengenakan baju loreng khas TNI. Pria tersebut diketahui muncul dalam video berisi teriakan ‘monyet’ yang ditujukan pada mahasiswa Papua di Asrama. Sebanyak dua oknum TNI AD masih diperiksa secara internal.

Baca juga : Jusuf Kalla Meminta Agar Polisi Perlu Jelaskan Peristiwa Kerusuhan Terjadi Malang dan Surabaya

” Dua anggota TNI AD saat ini diproses yaitu danramil karena tidak mengindahkan perintah dan babinsa,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Jayapura, Papua, Selasa (27/8) petang.

dia menambahkan, dalam peristiwa itu ada juga sejumlah masyarakat yang berada di lokasi. Saat ini juga sedang diperiksa siapa yang berteriak rasis terhadap mahsiswa.

“Tidak ada toleransi terhadap anggota yang melakukan pelanggaran dan tetap akan diproses karena TNI tidak memberikan ruas atau tempat kepada anggota yang melakukan tindakan rasisme,” ujar Hadi.

3
Leave a Reply

avatar
3 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga : Polda Jatim Periksa 21 Saksi Terkait Rasis Kepada Mahasiswa Papua […]

trackback

[…] Baca juga: Polda Jatim Periksa 21 Saksi Terkait Rasis Kepada Mahasiswa Papua […]

trackback

[…] Baca juga: Polda Jatim Periksa 21 Saksi Terkait Rasis Kepada Mahasiswa Papua […]