oleh

Temukan Obat Kanker, 2 Siswa SMA Kota Palangkaraya Raih Medali Emas Di Korea

PALANGKARAYA, SENAYANEWS.com – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh anak bangsa di dunia internasional. Kali ini giliran dua siswi SMA Negeri 2 Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri, yang membuat harum nama Indonesia.

Kedua gadis  itu meraih medali emas dalam ajang Gold Medals pada ajang World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan.

Aysa dan Anggina mampu menemukan obat kanker payudara dengan ramuan dayak, yakni akar bajakah yang tumbuh di wilayah Kalteng.

” Akar bajakah tunggal ini ada di tanah Kalteng, bisa menyembuhkan kanker payudara yang tidak diketahui banyak mayarakat secara luas,” ujar Aysa, Senin (12/08/19).

Baca juga: Wajib Tahu! Beberapa Tips Menyimpan Daging kurban Di Dalam Kulkas

Tumbuhan ini hanya dapat ditemukan dalam hutan yang mana sinar matahari tak banyak masuk, tertutup rimbunnya hutan.

Sementara itu, seorang warga suku dayak asli di Kabupaten Gunung Mas yang divonis menderita kanker payudara stadium 4 dinyatakan sembuh sepenuhnya dari kanker setelah meminum air rebusan tumbuhan tersebut. Namun, tentu saja penyembuhan terjadi secara berkala.

Keberhasilannya menemukan obat kanker payudara, membuat Aysa dan Anggina memutuskan untuk mengikuti lomba Youth National Science Fair 2019 (YNSF) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Aisya dan Anggina jadi Pemenang kompetisi itu.

Baca juga: Gerebek Klinik Pratik Aborsi , Polisi Amankan 4 Pelaku

Ternyata keberuntungan mereka tidak berhenti sampai situ. Pada ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) di ikuti 22 negara dunia yang berlangsung Seoul, Korsel. Aysa dan Anggina kembali didapuk jadi pemenang juara 1 dan berhasil membawa pulang medali emas, mengharumkan nama Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, kanker payudara terjadi akibat pertumbuhan sel-sel dibagian payudara secara abnormal dan tidak terkendali. Sel tersebut akan membelah dengan waktu yang sangat cepat dan berkumpul untuk membentuk sebuah benjolan. kemudian sel tersebut akan menyebar ke bagian organ tubuh lainnya.

Sayangnya, saat dihubungi wartawan, Aysa dan Anggina  belum berkenan untuk diwawancara, begitu juga  dengan guru lainnya.

Guru pembimbing yang bernama Helita, mengaku belum memiliki waktu untuk menjawab pertanyaan seputar prestasi kedua siswi bimbingannya tersebut.

“Maaf, untuk sementara ini kami lagi padat, Mbak,” terang Helita.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga : Temukan Obat Kanker, 2 Siswa SMA Kota Palangkaraya Raih Medali Emas Di Korea […]