oleh

Wajib Tahu! Ini Syarat Sah Dan Hukum Qurban Idhul Adha

SENAYANEWS.COM – Qurban merupakan salah satu ibadah yang dilakukan umat Islam menjelang Hari Raya Idhul Adha, setiap tanggal 10 Dzul Hijjah,semua umat islam yang tidak melaksanakan haji merayakan hari raya Idhul Adha, pada hari itu umat islam sangat di sunnahkan untuk berqurban dimana mereka menyembelih hewan qurban untuk kemudian dibagi-bagikan kepada seluruh umat islam di suatu daerah.

Baca Juga: Digugat Brazil, Indonesia Buka Impor Ayam

Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menjelaskan, “maka kerjakanlah salat wajib dan sunah dengan ikhlas karena Allah. Sembahlah Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Dan sembelihlah kurbanmu dengan menyebut nama-Nya semata, karena tidak ada sekutu bagi-Nya.” Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan ibadah qurban dilakukan untuk mendekatkan diri seorang hamba kepada Tuhannya.

Jadi, qurban tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar ibadah kurban sempurna, syarat hewan yang layak dikurbankan:

Jenis Hewan Qurban

Hewan yang boleh diqurbankan masuk kategori ternak. Mulai dari unta, sapi, kambing, domba, hingga kerbau. Hewan yang dikurbankan boleh jantan atau betina. Namun, yang lebih utama adalah hewan jantan.

Usia Hewan Qurban

Usia hewan yang diqurbankan harus memenuhi standar syariat Islam. Adapun perinciannya sebagai berikut:

  • Unta minimal lima tahun dan memasuki tahun keenam.
  • Sapi dua tahun dan memasuki tahun ketiga.
  • Domba berusia setahun atau minimal enam bulan.
  • Kambing minimal berusia setahun dan telah masuk tahun kedua.
Hewan Sehat Bebas Cacat

Hewan qurban harus bebas dari cacat yang dapat mengurangi kualitas dan kuantitas daging untuk dikonsumsi. Oleh sebab itu, hewan yang terlalu kurus, putus telinganya, pincang, buta sebelah, atau sakit parah lainnya tidak boleh dikurbankan. Sementara hewan yang hilang tanduk atau robek telinganya boleh dikurbankan sebab tidak memengaruhi kuantitas dan kualitas daging.

Hukum Berkurban

Ibadah kurban hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Bagi orang yang mampu melakukannya lalu ia meninggalkan hal itu, maka ia dihukumi makruh. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa Nabi saw pernah berkurban dengan dua kambing kibasy yang sama-sama berwarna putih kehitam-hitaman dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelih kurban tersebut, dan membacakan nama Allah serta bertakbir (waktu memotongnya).

Baca Juga : KPK : OTT 11 Orang Terkait Impor Bawang Putih

Dari Ummu Salamah ra, Nabi saw bersabda, “Dan jika kalian telah melihat hilal (tanggal) masuknya bulan Dzul Hijjah, dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia membiarkan rambut dan kukunya.” HR Muslim

Arti sabda Nabi saw, ” ingin berkorban” adalah dalil bahwa ibadah kurban ini sunnah, bukan wajib. Diriwayatkan dari Abu Bakar dan Umar ra bahwa mereka berdua belum pernah melakukan kurban untuk keluarga mereka berdua, lantaran keduanya takut jika perihal kurban itu dianggap wajib.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca Juga :Wajib Tahu! Ini Syarat Sah Dan Hukum Qurban Idhul Adha […]