oleh

6 Orang Calon Mendikbud Jokowi Jilid II Sudah Terkuak

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Teka-teki calon menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II dalam pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin perlahan mulai terkuak.

Presiden Joko Widodo membocorkan kriteria sosok calon menteri yang akan menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan atau Mendikbud.

Ada enam kandidat kuat Mendikbud yang berasal dari ratusan nama usulan lewat survei ‘Bantu Jokowi Cari Menteri’. Nama-nama itu kemudian ditelaah tim pakar dalam focus group discussion (FGD) kemudian memfinalisasi enam nama calon menteri di setiap kementerian.

Baca juga: KPK Cegah Imam Nahrawi Ke Luar Negeri, Jokowi Akan Cari Pengganti Menpora

Sebelumnya, Jokowi mengatakan, salah satu kriteria yang harus dimiliki Mendikbud mendatang adalah mampu melaksanakan kurikulum yang menggunakan teknologi.

“Harus mengerti mengenai era disrupsi ini seperti apa. Pentingnya AI, (Artificial intelligence), seperti apa, bagaimana melaksanakan kurikulum dengan menggunakan teknologi,” kata Jokowi dalam tayangan Satu Meja The Forum di salah satu TV swasta nasional, Rabu (21/08/19).

Jokowi juga menjelaskan, Mendikbud mempunyai tantangan untuk menyamakan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau dan 514 kabupaten/kota.

Baca juga: Imam Nahrawi Minta Maaf Pada Presiden, PBNU

Menurutnya, penyamaan kualitas pendidikan itu dapat terwujud apabila kurikulum diterapkan menggunakan teknologi.

“Negara ini tersebar dari Sabang sampai Merauke di 17.000 pulau, 514 kabupaten/kota dengan level yang berbeda-beda tingkat kualitas pendidikannya sehingga bagaimana ini bisa disamakan, distandarkan, ya itu pelaksanaan kurikulum dengan teknologi,” kata Jokowi.

Seperti diketahui, jabatan Mendikbud dalam Kabinet Kerja Jilid I dipegang Muhadjir Effendy.

Muhadjir Effendy adalah mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.Ia diangkat menjadi Mendikbud pada (27/09/16) dan menggantikan posisi Anies Baswedan.

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Kabinet Kerja pada periode mendatang akan diwarnai gabungan menteri dari profesional dan unsur partai politik.

“Partai politik bisa mengusulkan, tetapi keputusan tetap di saya. Komposisinya 45 persen,” kata Presiden Jokowi saat bertemu pemimpin media massa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu bulan lalu (14/08/19).

Dengan demikian, perbandingan menteri dari kalangan profesional dengan unsur partai politik adalah 55 persen berbanding 45 persen.

Ini profil singkat Calon Mendikbud J0kowi- Ma’ruf Amin jilid II:

1.Haedar Nashir

Haedar Nashir adalah Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020. Di internal Muhammadiyah, Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini pernah menduduki berbagai posisi. Haedar menulis berbagai buku, salah satunya ‘Muhammadiyah Gerakan Pembaruan’.

2. Komaruddin Hidayat

Komaruddin Hidayat saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) 2019-2024. Sebelumnya, dia adalah rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta untuk masa jabatan dua periode, 2006-2010 dan 2010-2015

3. Abdul Munir Mulkhan

Abdul Munir Mulkhan adalah Guru Besar UIN Sunan Kalijaga dan pengamat sosial keagamaan. Dia kerap menulis puluhan buku dan artikel. Karya-karyanya bertebaran seputar filsafat, sosial, politik, sejarah, dan budaya.

4. Hilmar Farid

Hilmar Farid merupakan orang pertama yang menduduki kursi Direktur Jenderal yang berasal dari tataran non-pegawai kementerian. Latar belakang Hilmar adalah seorang sejarawan, aktivis, dan pengajar

5. Syawal Gultom

Syawal Gultom adalah Guru Besar FMIPA Universitas Negeri Medan (Unimed) yang menjabat sebagai rektor di kampus tersebut pada periode 2007-2011 dan 2015-2019. Syawal juga pernah menduduki posisi di Kemendikbud.

6. Bambang Setiaji

Bambang Setiaji adalah seorang guru besar yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of