oleh

Bangunkan Apartemen Untuk PNS di Ibu Kota Baru

JAKARTA, SENAYANEWS.com Terkait dengan Putusan presiden Jokowi mengenai pindahnya ibu kota dari jakarta ke kalimantan Pemerintah akan menyediakan lahan untuk kawasan perumahan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang nanti akan ikut berpindah ke ibu kota baru.

Rudy Soeprihadi Prawiradinata Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas, mengatakan akan ada penantinya kawasan perumahan yang dipersiapkan untuk para PNS berbentuk apartemen dinas.

“Banyak kumuh kan karena masyarakat masih senang perumahan yang lahan. Kalau sekarang kita buat ke atas, kalau negara maju kan sudah begitu,” kata Rudy.

Baca juga : Fahri Dukung Jokowi Bangun Istana di Papua, Bicara Poros Maritim

Menurut Rudy, dengan upaya memanfaatkan ruangan melalui bangunan vertikal, maka lahan yang terpakai juga cenderung lebih kecil. Cara ini diakui Rudy menjadi solusi untuk memastikan ruang terbuka hijau tetap luas, dengan porsi 50% dari total wilayah pengembangan. Hal ini agar pembangunan ibu kota baru tidak melenceng dari visi menjadikan wilayah tersebut sebagai forest city.

Sebelumnya, pemerintah akan menyisihkan sebagian lahan untuk kawasan perumahan dan residensial untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat umum. Lahan di kawasan itu rencananya ditawarkan dengan kisaran harga nol rupiah sampai Rp2 juta per meter.

 “Bisa nanti sampai Rp2 juta per meter, tapi kan dibangun infrastrukturnya semua. Jadi, Anda bikin rumah, sudah ada jaringan listrik, jaringan pipa, jaringan air, dan sebagainya,” ungkapnya.

Baca juga : Bangun Jalan Pertama di Ibu Kota Baru Butuh Rp 500 M

Lebih lanjut ia menerangkan lahan yang dijual pemanfaatannya akan disertai dengan hak kepemilikan dengan periode waktu tertentu. Misalnya, lahan untuk perumahan PNS, maka abdi negara yang tinggal di sana dan mendirikan rumah boleh memilikinya sampai masa pensiun.

“Ini termasuk untuk tanah, bisa diberikan statusnya. Tapi, nanti ada klausul-klausul misalnya tanah itu mau dijual, itu ada ketentuannya bahwa tanah itu kalau misalnya mau dijual, jual kembali ke otoritas,” terang dia.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of