oleh

BJ Habibie Dimata Mereka

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menekankan pentingnya penguasaan teknologi di era sekarang ini. Pesan itu lah yang dia ingat dari Almarhum BJ Habibie. Presiden ke-3 RI itu selalu mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi.

“Oleh karenanya, rasa berkabung kita atas berpulangnya ke Rahmatullah Pak Habibie, itu juga memberikan suatu pesan yang kuat dan selalu dikemukakan Pak Habibie, penguasaan teknologi,” kata dia di JCC, Jakarta, Jumat (13/9/19).

Penguasaan teknologi juga diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan ekonomi, di mana saat ini telah terjadi revolusi digital.

Baca juga: Jokowi dan Yusril: KPK Perlu Diawasi

“Karena dunia tidak bisa lagi kita menunda, ekonomi yang berjalan seperti biasa (berubah) menjadi revolusi digital,” jelasnya.

Dia mencontohkan, perubahan yang terjadi di sektor transportasi karena teknologi, di mana bus kota berkembang dengan kehadiran Transjakarta. Muncul lagi MRT dan LRT. Demikian pula dengan transportasi konvensional yang mulai digantikan transportasi online.

“Artinya kemampuan kita ialah dapat diselesaikan apabila kita menguasai sistem dan teknologi dengan baik,” tambahnya.

BJ Habibie di Mata Mahfud MD

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md melayat ke rumah duka Presiden RI ke 3 BJ Habibie Mahfud menceritakan pengorbanan BJ Habibie menolak kembali jadi presiden.

Mahfud mengatakan BJ Habibie merupakan sosok yang luar biasa. Menurutnya, BJ Habibie bahkan mau berkorban untuk kepentingan rakyatnya agar bisa menentukan sendiri presiden pilihan mereka.

“Pak Habibie orang yang luar biasa, bukan hanya mau berjuang untuk kepentingan-kepentingan yang menguntungkan dirinya, tapi juga mengorbankan seluruh yang dia miliki untuk negara ini,” ujar Mahfud di rumah duka BJ Habibie, Jl Patra Kuningan XIII Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/19).

Baca juga: Saut Situmorang Ucapkan Surat Perpisahan Dengan KPK Melalui Email

“Kita tahu pada tahun 1998 itu kalau itu beliau mau bertahan secara konstitusi menjadi presiden beliau bisa menjadi presiden sampai tahun 2003. Tapi beliau langsung mengumumkan, ‘Saya akan mengadakan pemilu agar rakyat bisa langsung memilih pemimpinnya sendiri melalui pemilu yang baik’, dan terjadilah pemilu yang baik sesudah puluhan tahun negara ini tidak pernah mengadakan pemilu dengan baik,” sambungnya.

BJ Habibie di Mata Amien Rais

Mantan Ketua MPR Amien Rais menilai Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, merupakan sosok yang mampu merangkul segenap anak bangsa. Hal itu ia ungkapkan usai melayat ke rumah duka BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 Nomor 5, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/19).

“Kita kehilangan sebuah berlian besar dari tubuh bangsa ini. Beliau seorang pemimpin yang merangkul segenap anak bangsa,” kata Amien Rais. Ia melihat sosok BJ Habibie selalu berupaya mewujudkan Indonesia menjadi lebih maju.

Baca juga: Jadi Wakil Ketua KPK, Lili Siregar Akan lanjutkan Program Anti Korupsi

Sikap seperti itu yang dinilai Amien membuat BJ Habibie tak hanya dihormati oleh bangsa Indonesia, melainkan juga dunia internasional. “Dengan kunci slogan yang di-create Pak Habibie yang orisinil, yaitu ilmu pengetahuan teknologi dan iman serta takwa,” kata dia. Amien juga menilai BJ Habibie merupakan sosok yang mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dengan baik.

“Pak Habibie ini dalam sisi agama hamba Allah yang saleh, yang baik, jujur pada diri sendiri, jujur pada masyarakat dan jujur pada Tuhannya. Ini jutaan rakyat Indonesia menjadi terkejut karena kehilangan beliau ya,” kata dia.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of