oleh

Demo Berujung Ricuh: Kontras Buka Posko Pengaduan Korban Kekerasan

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Demo yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil di berbagai daerah mulai Senin (23/09/19) hingga Selasa (24/09/19), yang berujung ricuh dengan aparat keamanan.

Demo tersebut digelar karena menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP) dan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

Pada Rabu (25//09/19) dini hari, setidaknya 232 orang menjadi korban dari aksi demonstrasi yang berlangsung di berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bandung, Sumatera Selatan hingga Sulawesi Selatan.

Baca juga: Unjuk Rasa Berakhir Ricuh, Polisi Tangkap 94 Orang

Tak hanya dari kalangan mahasiswa saja yang terluka, sejumlah wartawan, masyarakat sipil dan aparat keamanan juga turut menjadi korban. Berikut data lengkap korban demo mahasiswa yang berakhir dengan kericuhan di berbagai daerah

Demo mahasiswa yang dilakukan di Sulawesi Selatan berakhir ricuh dan mengakibatkan setidaknya 37 mahasiswa dan 3 wartawan menjadi korban.

Para mahasiswa menggelar aksinya di depan Gedung DPRD Sulawesi Selatan, di Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (24/09/19). Peristiwa bermula ketika gabungan mahasiswa dari organisasi PMII, HMI, UINAM, UNM dan Unhas kembali menduduki gedung DPRD Sulsel.

Baca juga: Pasca Demo, Gerbang Utama Gedung DPR RI Rusak Parah

Namun, ketika tengah asyik melayangkan orasinya, ada lemparan batu terjadi. Para Mahasiswa berhamburan mencari perlindungan dan sontak polisi kembali menembakkan gas air mata dan menyirami air dari mobil water canon.

Massa aksi yang sudah berhamburan itu dikejar polisi. Ada sekitar 37 mahasiswa yng mendapatkan luka di bagian kepala dan wajah akibat mendapatkan pukulan.

Terkait hal itu , Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) akan membuka posko pengaduan terkait dugaan kekerasan terhadap mahasiswa pendemo.

“Hari ini Kontras akan membuka posko pengaduan,” kata Koordinator Kontras Yati Andriyani, Selasa Kemarin, (24/09/19).

“Hentikan cara-cara lama yang arogan dan kekerasan terhadap mahasiswa. Itu hanya mengundang kemarahan mahasiswa,” kata Yati.

“Bebaskan segera yang ditangkap, jangan halangi akses bantuan hukum kepada mereka. Kami di Kontras terus memantau ini. Polisi yang terbukti melakukan kekerasan harus dihukum,” terang Yati.

4
Leave a Reply

avatar
4 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga: Demo Berujung Ricuh: Kontras Buka Posko Pengaduan Korban Kekerasan […]

trackback

[…] Baca juga: Demo Berujung Ricuh: Kontras Buka Posko Pengaduan Korban Kekerasan […]

trackback

[…] Baca juga: Demo Berujung Ricuh: Kontras Buka Posko Pengaduan Korban Kekerasan […]

trackback

[…] Baca juga: Demo Berujung Ricuh: Kontras Buka Posko Pengaduan Korban Kekerasan […]