oleh

Jokowi, Bangun Tol Ribuan Km Masih di Bawah Target

JAKARTA,SENAYANEWS.com – Sejak pertama menjabat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikenal fokus dalam membangun infrastruktur. Salah satu yang paling digeber pembangunannya adalah jalan tol.

Dalam rencana strategis 2014-2019, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol hingga dapat dioperasikan sepanjang 1.060 km. Namun dalam berjalannya waktu, pemerintah mengevaluasi rencana tersebut dan menaikkan target panjang pengoperasian jalan tol sampai 2019 menjadi 1.852 km.

Baca juga; Pasca Demo, Gerbang Utama Gedung DPR RI Rusak Parah

Namun target yang dinaikkan itu sepertinya sulit dicapai. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan jalan tol yang resmi beroperasi hingga akhir tahun nanti sekitar 1.500 km.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memperkirakan hingga akhir tahun nanti diperkirakan jalan tol yang bisa dioperasikan sekitar 1.500 km. Patut diketahui, periode I pemerintahan Presiden Jokowi akan habis pada Oktober tahun ini.

Baca juga: Pemerintah dan DPR Sepakat Tunda Pengesahan RUU

“Sebenarnya hingga akhir 2019 nanti dari sasaran RPJMN awal itu targetnya 1.060 km jalan tol dan kemudian ada tambahan jadi 1.852 km. Tapi paling tidak yang akan bisa kami selesaikan 1.500 km sampai akhir Desember,” ujarnya dalam acara diskusi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (27/9/19)

13 Jalan Tol Berpeluang Naik Tarif Tahun Ini

Ada 13 tol yang berpotensi mengalami penyesuaian tarif hingga akhir tahun nanti. Penyesuaian itu dilakukan lantaran menyesuaikan inflasi yang terjadi.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menjelaskan, penyesuaian tarif itu dilakukan berdasarkan perjanjian pengusahaan jalan tol. Setidaknya ada 13 ruas tol yang sesuai aturan akan disesuaikan tarifnya.

“Secara perjanjian pengusahaan ada beberapa ruas yang sudah memang dimungkinkan untuk dinaikkan tarif,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (27/9/19).

Baca juga: Bamsoet Jenguk Mahasiswa Korban Kekerasan Pasca Demo DPR

Beberapa dari 13 ruas sudah ditandatangani rencana penyesuaian tarifnya oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Namun dia berpesan agar penyesuaian juga mempertimbangkan dinamika yang terjadi di masyarakat.

“Yang sudah itu Tol Jakarta-Tangerang sudah ditandatangani Pak Menteri. Tapi Pak Menteri berpesan kita lihat situasi di masyarakat ya,” ujarnya.

Berikut daftar 18 ruas tol yang diusulkan tarifnya disesuaikan:

– Tol I ntegrasi Jakarta-tangerang & Tangerang-merak (Cikupa)
– Tangerang (Cikupa)-Merak
– Jagorawi
– Kertosono Mojokerto
– Makassar seksi IV
– Cikampek-Palimanan
– Gempol-Pandaan tahap I
– Surabaya-Mojokerto
– Palimanan-Kanci
– Semarang Seksi A-B-C
– Tol Dalam Kota Jakarta (JIUT)
– Pondok Aren-Serpong
– Belawan-Medan-Tanjung Morawa
– Ujung Pandang seksi I&II
– Nusa dua-Ngurah Rai-Benoa
– Surabaya- Gempol
– Pasirkoja- Soreang
– Surabaya – Gresik

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of