oleh

Ketua DPR Minta Pemerintah Proaktif Selesaikan RUU Perkoperasian

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI untuk menyelesaikan pembahasan RUU Perkoperasian. Raker diagendakan pada 13 September mendatang

Bamsoet berharap RUU Perkoperasian dapat disahkan sebelum masa jabatan DPR berakhir pada 30 September 2019. Ia menjelaskan setelah disetujui di rapat kerja komisi, RUU Perkoperasian tinggal dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi undang-undang.

Baca juga : Video Hina NU, Gus Nur Dituntut 2 Tahun Penjara

“Sehingga, sebelum masa bakti DPR RI periode 2014-2019 berakhir pada akhir September 2019, pemerintah dan DPR RI bisa mempersembahkan Undang-Undang Perkoperasian yang baru, menggantikan Undang-Undang No 25 Tahun 1992 yang sudah tidak memadai untuk digunakan sebagai instrumen pembangunan dan kemajuan koperasi,” kata Bamsoet saat menerima Gerakan Koperasi Indonesia di gedung DPR, Senayan, Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (5/9/19).

“RUU Perkoperasian sudah sangat ditunggu para pegiat koperasi, karenanya pemerintah yang diwakili Kementerian Koperasi dan UKM juga harus proaktif hadir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI,” imbuh dia.

Dalam pertemuan itu hadir Ketua Umum Induk Koperasi Veteran Republik Indonesia Mayjen TNI (purn) Riamzi, Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren Mohamad Sukri, Ketua Umum Gabungan Koperasi Tempe Tahu Indonesia Aip Syarifuddin, Ketua Umum Induk Koperasi An-Nisa Muslimat NU Syarifah Hidayati, Sekretaris Umum Induk Koperasi Kepolisian Negara Republik Indonesia Irjen Pol (purn) Boedhi Santoso, Sekretaris Umum Induk Koperasi Karyawan Sarjono Amsan, dan Sekretaris II Koperasi Syariah se-Indonesia Emalia Tanjung. Selain itu, juga hadir Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah.

Baca Juga : Disertasi Seks Di luar Nikah, Kemenag Dan MUI Angkat Bicara

Bamsoet Harap Pemilihan Pimpinan KPK Baru Rampung Sebelum Pergantian Dewan

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku tidak bisa mendesak Komisi III agar segera menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) capim KPK. Namun Bamsoet berharap fit and proper test hingga pemilihan pimpinan KPK periode 2019-2023 rampung sebelum pergantian anggota DPR.

“Karena ini adalah parlemen, bukan bus, nggak ada desak-desakan. Ya kita harap Komisi III bisa menyelesaikannya pada periode ini,” kata Bamsoet di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/19).

Baca juga : 8 Peristiwa Besar Umat Islam yang Terjadi Pada 10 Muharam

Bamsoet mengingatkan bahwa masyarakat tetap bisa memberikan masukan ke Komisi III terkait capim KPK. Politikus Partai Golkar itu memastikan masukan dari masyarakat akan dijadikan bahan dalam menguji capim KPK.

“Ya (masyarakat) bisa (beri masukan), kan setiap kali begitu. Kebiasaan kita di fit and proper itu adalah diterima di Komisi III. Komisi III menyampaikan ke publik untuk minta masukan. Beberapa waktu kemudian baru akan di fit and proper. Masukan-masukan itu yang akan jadi bahan di fit and proper test,” papar Bamsoet.

2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Proaktif Selesaikan RUU Perkoperasian […]

trackback

[…] Baca juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Proaktif Selesaikan RUU Perkoperasian […]