oleh

KPK Panggil 3 Pejabat Pemkab Kudus Terkait Kasus Bupati Tamzil

SENAYANEWS.com – KPK memanggil tiga pejabat Pemkab Kudus terkait kasus dugaan suap Bupati Kudus nonaktif Muhammad Tamzil. Ada empat orang yang dipanggil sebagai saksi untuk Tamzil.

Mereka yang dipanggil adalah Plt Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Kasmudi, Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus, serta satu pihak swasta yaitu Direktur Radar Kudus Baehaqi.

Baca juga : Zulkifli Hasan Minta Jokowi Utamakan Masalah Papua

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka MTZ (Muhammad Tamzil),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (2/9/19).

Tamzil ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait pengisian jabatan di wilayahnya. Ada dua orang lainnya yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu staf khusus Bupati Agus Soeranto dan Plt Sekdis DPPKAD Kudus Akhmad Sofyan.

Tamzil diduga menerima duit Rp 250 juta dari Akhmad lewat Agus. Duit itu diduga untuk keperluan pembayaran utang pribadi Tamzil.

Baca Juga : PKS Kritik Usulan PAN Pimpinan MPR Jadi 10 : Membebani Keuangan Negara

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil eks anggota DPR Miryam S Haryani terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. Miryam yang juga berstatus tersangka ini akan dimintai keterangan sebagai saksi tersangka Paulus Tannos.

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka PLS (Paulus Tannos),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (2/9/19).

Selain dugaan korupsi, sebelumnya Miryam dijerat tersangka karena diduga memberi keterangan palsu terkait kasus proyek e-KTP pada April 2017. Dia telah divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan karena dinyatakan terbukti bersalah memberikan keterangan palsu di persidangan.

Baca Juga : JK Khawatirkan Resiko Amandemen UUD, PDIP : Rakyat Tetap Memilih Langsung Presiden

Adapun Tannos merupakan satu dari empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Selain Tannos dan Miryam, ada dua tersangka lain yakni Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI dan Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya, serta Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan e-KTP Husni Fahmi.

KPK menyebut Tannos berperan sebagai Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, salah satu perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium PNRI, yang mengerjakan proyek e-KTP. 

Baca Juga : Investasi Melorot, INDEF Minta Jokowi Segera Rombak Tim Ekonomi


8
Leave a Reply

avatar
8 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

… [Trackback]

[…] Find More on on that Topic: senayanews.com/2019/09/kpk-panggil-3-pejabat-pemkab-kudus-terkait-kasus-bupati-tamzil/ […]

trackback

… [Trackback]

[…] Find More Info here on that Topic: senayanews.com/2019/09/kpk-panggil-3-pejabat-pemkab-kudus-terkait-kasus-bupati-tamzil/ […]

trackback

… [Trackback]

[…] Read More here to that Topic: senayanews.com/2019/09/kpk-panggil-3-pejabat-pemkab-kudus-terkait-kasus-bupati-tamzil/ […]

trackback

… [Trackback]

[…] Read More here to that Topic: senayanews.com/2019/09/kpk-panggil-3-pejabat-pemkab-kudus-terkait-kasus-bupati-tamzil/ […]

trackback

… [Trackback]

[…] Read More to that Topic: senayanews.com/2019/09/kpk-panggil-3-pejabat-pemkab-kudus-terkait-kasus-bupati-tamzil/ […]

trackback

… [Trackback]

[…] Find More on to that Topic: senayanews.com/2019/09/kpk-panggil-3-pejabat-pemkab-kudus-terkait-kasus-bupati-tamzil/ […]

trackback

… [Trackback]

[…] Find More Info here on that Topic: senayanews.com/2019/09/kpk-panggil-3-pejabat-pemkab-kudus-terkait-kasus-bupati-tamzil/ […]

trackback

… [Trackback]

[…] Information to that Topic: senayanews.com/2019/09/kpk-panggil-3-pejabat-pemkab-kudus-terkait-kasus-bupati-tamzil/ […]