oleh

Poin Ke-8 Aspirasi Tak Dibaca di Depan Jokowi, Ini Penjelasan Tokoh Papua

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Perwakilan masyarakat Papua dan Papua Barat mengajukan 10 permintaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Namun poin nomor 8 dalam permintaan tersebut tidak dibacakan.

“Itu Pak Abisai (Abisai Rollo pembaca poin permintaan ke Jokowi), itu dia salah sebut, yang sebenarnya itu kami (mengajukan) hanya 9 poin,” kata Martinus saat dihubungi, Rabu (11/9/19).

Baca Juga : Presiden Janjikan 1000 Sarjana Papua Akan Bekerja di BUMN dan Perusahaan Besar

Martinus mengatakan, saat pembacaan poin-poin itu, Abisasi selaku perwakilan rombongan salah sebut sehingga, menurut Martinus, ada satu poin yang tidak dibacakan.

“Itu dia loncat, dia salah sebut, yang seharusnya hanya 9. Jadi kesalahan ada di Pak Loro Abisai (Abisai Rollo),” sebutnya.

Ini Alasan Tokoh Masyarakat Papua Minta Pecah Provinsi 5 Wilayah

Perwakilan masyarakat Papua dan Papua Barat meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pemekaran 5 provinsi berdasarkan wilayah adat di Papua dan Papua Barat. Permintaan itu dilakukan agar setiap wilayah adat dapat bertanggung jawab atas wilayahnya.

“Itu memang berasal dari hati nurani masyarakat Papua, masyarakat yang mencintai NKRI, karena dengan adanya pemekaran berdasarkan 5 wilayah adat otomatis suhu keamanan di Papua itu otomatis akan terjamin,

Baca juga: Anggota DPRD Banten Berbondong-bondong Gadaikan SK

” ujar Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura, Martinus Maware saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/19). Martinus juga ikut pada pertemuan perwakilan masyarakat adat Papua dan Papua Barat bersama Jokowi.

Martinus mengungkapkan, wilayah Papua menjadi rawan konflik karena hanya ada 2 provinsi yang menjadi tempat tinggal masyarakat dari berbagai wilayah adat.

“Jadi tokoh-tokoh kemarin juga ikut menyampaikan itu (permintaan pemekaran 5 wilayah adat), untuk mencegah itu (konflik), sehingga tokoh-tokoh baik di gunung dan pantai mereka bisa menjaga wilayah adatnya sesuai dengan kultur dan nilai-nilai budaya yang mereka miliki,” katanya.

Baca juga : Jokowi Teken Aturan, Usia 40 Tahun Bisa Jadi CPNS

“Oleh karena itu dengan sejujurnya tokoh-tokoh masyarakat, dengan sehat jasmani sehat rohani mereka meminta itu (pemekaran) sehingga tokoh-tokoh, masing-masing tokoh di wilayah mereka itu bertanggung jawab atas anak-anak bangsanya. sehingga mereka tidak mengacaukan, tidak merusak itu fasilitas negara, tapi ikut menjaga fasilitas negara dan keamanan, ketertiban, dan ketentraman sebagai anak bangsa secara bersama-sama, ” lanjutnya.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga: Poin Ke-8 Aspirasi Tak Dibaca di Depan Jokowi, Ini Penjelasan Tokoh Papua […]