oleh

Polres Tanjung Priok Menangkap Sindikat Pemalsu Buku KIR

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Sindikat pemalsuan buku Kartu Uji Berkala (KIR) untuk kendaran truk dan bus terbongkar oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kombes Argo Yuwono Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya mengatakan pengungkapan itu bermula saat polisi menangkap tersangka berinisial ID pada Agustus lalu.

“ID kedapatan membawa KIR yang seolah-olah asli, kasat mata asli, tapi kalau dicek ahli (Dishub) ini bukan asli,” kata Argo

Baca juga : Laode M. Syarif: DPR Dan Pemerintah Berkosnpirasi Soal Revisi UU KPK

Dari penangkapan ID, polisi mengembangkan kasus dan diketahui bahwa buku KIR palsu itu berasal dari tersangka IZ.

IZ diketahui mengaku sebagai biro jasa yang dapat mengurus perpanjangan atau pembuatan KIR baru tanpa melalui prosedur. Aksinya itu telah dilakukan selama kurang lebih satu tahun.

Harga yang dipatok tersangka IZ yakni sebesar Rp300.000 untuk pembuatan baru dan untuk perpanjangan dikenakan biaya Rp200.000.

“Dalam penjulan tersebut tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp50.000 di setiap penjualan,” ujar Argo.

Baca juga : Pemerhati Parlemen: Surpres Revisi UU KPK, Presiden Mengikuti Drama DPR

Pembuatan buku KIR palsu itu dibantu oleh tersangka AS alias F. Dalam aksinya itu, AS mengedit blangko kosong buku KIR dan memasukkan data kendaraan, tanda tangan pejabat, hingga stempel Dinas Perhubungan Darat menggunakan komputer.

Kemudian, polisi juga meringkus tersangka DP. Ia diketahui mengaku sebagai anggota Dishub. Selain itu, ia juga menyediakan barang-barang berupa blangko kosong KIR, stiker KIR, dan sebagainya.

Disampaikan Argo, sindikat tersebut mendapatkan blangko KIR palsu dari PT MCI yang diketahui merupakan distributor buku KIR.

Blangko itu dapat diperoleh lantaran tersangka DP memiliki seorang kenalan yang bekerja di Dishub.

“PT MCI yang merupakan distributor Buku KIR yang ditunjuk oleh Direktorat Jendral Perhubungan Darat,” Ujar Argo.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of