oleh

2020, Perusahaan HP Akan PHK Hingga 9.000 Orang Karyawan

SENAYANEWS.com – Produsen komputer asal Amerika, Hewlett-Packard atau HP mengumumkan rencana mereka untuk melakukan restrukturisasi fiskal pada 2020. Hal ini dilakukan efisiensi kegiatan operasional dan menjadi perusahaan yang lebih aktif secara digital.

HP Inc menyatakan bahwa mereka akan memotong 7.000 hingga 9.000 pekerja secara global. Pemangkasan karyawan tersebut merupakan bagian dari rencana restrukturisasi yang bertujuan untuk memotong pengeluaran.

“Kami mengambil tindakan berani dan tegas saat kami memulai bab berikutnya,” kata Enrique Lores, Calon Presiden dan Chief Executive Officer HP Inc dalam keterangan resminya, Jumat (10/04/19).

Baca juga: Biar Makin Happy dan Kreatif, 5 Teknologi Ini Wajib Dimiliki Milenial

Perusahaan akan memangkas 7.000-9.000 pegawai. Upaya itu akan dilakukan melalui dua skema yaitu terminasi kontrak (PHK) atau tawaran pensiun dini.

HP memperkirakan, pengurangan pegawai akan menghemat anggaran sekitar 1 miliar dolar AS atau Rp14 triliun pada 2022. Dari jumlah tersebut, sekitar 100 juta dolar AS sudah bisa terlihat dalam laporan keuangan kuartal IV-2019.

Seblumnya Dilaporkan Reuters, Rabu Bulan lalu (06/06/19), jajaran dewan HP Inc telah menyetujui rencana restrukturisasi yang akan dilaksanakan pada tahun fiskal 2019. Ketika itu diperkirakan sekitar 4.000 karyawan akan dikenakan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Namun, perusahaan mengatakan, jumlah pengurangan karyawan akan bertambah antara 1 hingga 2 persen dari rencana semula.

Baca juga: BCA Incar Pembiayaan Fintech Sektor Agrikultur

HP merupakan singkatan dari Hewlett-Packard ini didirikan oleh dua orang yang bernama Bill Hewlett dan Dave Packard di California. Ketika Hewlett-Packard Co berpisah, HP Inc berfokus pada bisnis perangkat keras yang dihadapi konsumen, termasuk penjualan PC dan printer. Sementara Hewlett Packard Enterprise Co menjadi host pusat data, perangkat lunak, dan unit layanan perusahaan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of