oleh

Densus 88 Selidiki Bripda Nesti Tularkan Paham Radikal Pada Polisi Lain

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Bripda Nesti Ode Samili ditangkap karena diduga terpapar paham radikal. Densus 88 Antiteror kini menyelidiki kemungkinan Bripda Nesti menularkan paham radikal tersebut kepada polisi-polisi lain.

“Sedang didalami apa dia memaparkan ke anggota yang lain,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Brigjen Asep Adisaputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (07/10/19).

Asep menjelaskan, Densus 88 juga masih mengidentifikasi kemungkinan Bripda Nesti terlibat kelompok teroris yang ada di Tanah Air. Yang sudah terkonfirmasi, lanjut Asep, awalnya Nesti mengenal dan belajar radikalisme dari media sosial.

Baca juga: Polwan Terduga Radikalisme di Tangkap Lagi

“Dia terpapar paham radikal karena belajar secara mandiri di media sosial dan masih didalami apa dia terafiliasi dengan jaringan teroris di dalam negeri,” ujar Asep.

Bripda Nesti sebelumnya ditangkap Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri pada (02/10/19) di Solo. Dia diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan terorisme.

Asep mengatakan, Nesti diduga terlibat dengan jaringan terorisme Wawan Wicaksono yang ditangkap di Salatiga, Jawa Tengah, pada hari yang sama. Ini kali kedua Nesti ditangkap.

Pada Mei 2019 lalu, Nesti pernah diamankan Kepolisian Jawa Timur di Surabaya karena meninggalkan tugas dan menggunakan identitas palsu dalam penerbangan dari Ternate ke Surabaya. Ia kemudian dikirimkan kembali ke Polda Maluku Utara untuk dibina.

Saat ini, Bripda Nesti masih diperiksa oleh Tim Densus 88 guna menggali sejauh mana ia terpapar paham radikal.

Baca juga: 2 Pemuda Diamankan Polisi, Setelah Melakukan Hubungan Terlarang sama Pacarnya

“Kami masih dalami apa dia sudah terafiliasi kepada jaringan terorisme yang di dalam negeri. Apa dia juga sudah menularkan paham-paham itu ke teman-teman di kepolisian yang lain,” ujar Asep.

Sebelum diamankan, Polwan ini sehari-hari bertugas di Satuan Logistik Polda Maluku Utara. Akibat kasus yang menjeratnya, Bripda Nesti kini terancam dipecat dengan tidak hormat dari kesatuannya. 

“Yang bersangkutan secara aturan di internal kami sedang menuju sidang kode etik dan nanti akan direkomendasikan di PTDH,” tegas Asep, Kamis kemarin.

Berdasar catatan Polri, ini kedua kalinya polwan terduga teroris itu berurusan dengan Densus 88 Antiteror.

“Seperti kita ketahui bahwa yang bersangkutan diamankan oleh pihak kepolisian karena meninggalkan tugas atau desersi, setelah itu dilakukan penindakan. Dalam hal ini penegakan hukum disiplin terhadap yang bersangkutan. Setelah selesai lalu dilakukan pembinaan. Namun,rupanya selama dalam pembinaan tersebut dia terpapar kembali,” ungkap Asep.

Asep menjelaskan, Densus 88 sedang mendalami keterangan dari Bripda Nesti Ode Samili. Beberapa informasi telah dikantongi.

“Sementara yang sudah dapat, dia mempelajari dari media sosial,” kata Asep di Mabes Polri, pada Jumat lalu, (04/10/19).  

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga: Densus 88 Selidiki Bripda Nesti Tularkan Paham Radikal Pada Polisi Lain […]