oleh

Ilmuwan Berambisi Videokan Lubang Hitam sedang”Beraktifitas”

JAKARTA,SENAYANEWS.com – April 2019, sejarah baru tercipta dengan kesuksesan ilmuwan di bidang Astronomi memotret blak hole alias lubang hitam untuk pertama kalinya. Tak berpuas diri, para ilmuwan kini memikirkan cara bagaimana memvideokan aktivitas lubang hitam.

Adalah tim di balik Event Horizon Telescope (EHT) yang punya rencana gila tersebut. Dalam proyek yang disebut ngEHT alias next-generation EHT berambisi menangkap video real time ketika lubang hitam ‘memangsa’ sekitarnya, dan meneliti bagaimana aktivitas ini mengubah lingkungan di sekelilingnya.

Baca juga: Terkait Pemakzulan Presiden, Guru Besar Hukum Angkat Bicara

“Kita akan bisa melihat lubang hitam berevolusi secara real time, kita bahkan bisa menguji teori gravitasi Einstein dengan cara yang sangat berbeda, dengan melihat orbit materi, di sekitar lubang hitam,” kata Shep Doeleman, astronom yang memimpin tim EHT global.

Dikutip dari Business Insider, Sabtu (5/10/19), tim ngeEHT akan melanjutkan pekerjaan tim sebelumnya untuk mencari tahu lebih banyak tentang lubang hitam di galaksi M87 yang berhasil dipotret pada April lalu.

Sedikit kilas balik, berdasarkan penemuan sebelumnya mencatat lubang hitam yang berhasil diabadikan itu luasnya diperkirakan mencapai 40 miliar km atau setara tiga juta kali ukuran Bumi dan berjarak 500 juta triliun km jauhnya dari Bumi.

Baca juga: Polwan Terduga Radikalisme di Tangkap Lagi

Jika sebelumnya lubang hitam berhasil diabadikan menggunakan jaringan delapan teleskop radio yang tersebar di berbagai negara. EHT akan menambah jumlah teleskopnya dan membenamkan teknologi komputer terbaru untuk memeroses 10 kali lebih banyak data dari teleskop-teleskop tersebut.

Misteri Planet Kesembilan yang Bikin Ilmuwan Penasaran

Foto: NASA

Planet Nine, maupun Planet X adalah sebutan bagi planet yang konon berada jauh di luar Pluto atau bisa dibilang di ujung Tata Surya. Ia diduga mempengaruhi berbagai obyek di sekitar Sabuk Kuiper. Sampai saat ini, ilmuwan masih penasaran soal planet atau obyek apapun itu.

Badan antariksa NASA pernah mengatakan kemungkinan munculnya planet kesembilan dalam sistem tata surya semakin mendekati kenyataan. Menurut NASA, pengaruh aneh di sabuk Kuiper berasal dari planet ini, yang dicurigai ‘mengintai’ dari kejauhan.

Diperkirakan, ia memiliki 10 kali massa Bumi, serta lokasinya 20 kali lebih jauh dibanding jarak antara Matahari dengan Neptunus, yang notabene merupakan planet terluar dalam sistem Tata Surya. Sehingga disimpulkan kalau suhu di planet tersebut sangat dingin.

Baca juga: Moeldoko: Perppu KPK Bak Buah Simalakama

Saat ini, terdapat belasan objek batuan di Tata Surya yang memiliki pola orbit serupa, termasuk di dalamnya TG287 dan VP113. Orbitnya sangat panjang dan bergerak dengan arah yang sama. Kemungkinan, obyek tersebut dipengaruhi oleh Planet 9.

“Tiap kali kami menemukan satu lagi objek kecil ini, hal tersebut akan mengantarkan kami mencari di mana planet yang lebih besar berada,” ujar Scott Sheppard dari Carnegie Institution for Science.

“Ada lima teori dari bukti hasil observasi yang mengarah pada eksistensi Planet Nine,” ujar Konstantin Batygin, astrofisikawan planet dari Caltech.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] SENAYANEWS.com – Terdapat anggapan bahwa seseorang yang rutin melakukan hubungan intim menjadi lebih jarang sakit. Hal ini karena manfaat hubungan intim ternyata tidak hanya dapat mempererat keintiman pasangan, tapi juga membawa banyak manfaat kesehatan. […]