oleh

Kemenhan Dan TNI AU Telah Memiliki Mobil Esemka

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah memiliki 10 mobil Esemka yang baru dibeli. Mobil berjenis pikap tersebut sudah berlogo Kemhan.  Selasa,(15/10/19).

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama pejabat Kemhan akan meresmikan 10 mobil Esemka tersebut. Mobil tersebut rencananya digunakan untuk keperluan operasional di lingkungan Kemhan.

“Pembelian mobil Esemka dimaksudkan sebagai bukti kecintaan dan dukungan Kemhan terhadap produksi anak bangsa,” tulis siaran pers Kementerian Pertahanan diterima, Selasa (15/10/19).

Baca juga: Airlangga : Mobil Esemka Jokowi Akan Laku Keras

Rencananya acara peresmian pembelian mobil ini akan dihadiri langsung oleh Menteri Pertahanan Ryamizard dan pejabat eselon I dan II di lingkungan kementerian.

Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara(TNI AU) memiliki 35 unit mobil Bima jenis Pikap 1.300 CC untuk kebutuhan kendaraan dinas dari perusahaan otomotif PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) Desa Demangan Boyolali, Jawa Tengah.

“Kami membutuhkan kendaraan bak terbuka untuk kebutuhan operasional di skuadron di Indonesia,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna usai menyaksikan kerja sama pemesanan mobil Esemka Pikap Bima 1.300 CC di PT Esemka Boyolali, Selasa, (24/09/19).

Baca juga: Air Langga Hartato Dampingi Jokowi Kunjungi Pabrik Esemka

Menurut KSAU, produk mobil Esemka tersebut dipilih berdasarkan hasil kajian karena dinilai memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan untuk keperluan di landasan TNI AU. Mobil ini bisa untuk angkutan suku cadang atau pergerakan di landasan Satuan Skadron TNI AU.

Selain itu, kata KSAU, memilih mobil Esemka karena sangat kompetitif atau memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Contohnya jika membeli kendaraan merek lain yang setara kualitasnya, harganya jauh lebih tinggi.

“Saya hitung jika membeli mobil Esemka bisa mendapatkan 35 unit, tetapi membeli kendaraan merek lain hanya dapat 25 unit,” katanya.

lanjutnya, juga ada jaminan dari pemerintah soal suku cadang mobil Esemka, sehingga menjadi pertimbangannya. Ketiga turut menyuksekan program pemerintah.

“Kalau ada produksi dalam negeri, mengapa harus membeli barang luar negeri. Ketiga hal ini menjadi pertimbangan TNI AU untuk mengambil Esemka,” papar KSAU.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of