oleh

Manggarai Pengganti Gambir

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Kemenhub berencana menjadikan Stasiun Manggarai sebagai hub alias stasiun pusat di Jakarta, menggantikan Stasiun Gambir. Kawasan Manggarai sendiri selama ini diketahui sebagai lokasi yang rawan tawuran. Lalu bagaimana aspek keamanannya menurut polisi?

“Menurut saya bagus, karena nanti tanah milik PT KAI akan dibangun terminal di situ, nanti diperluas,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnomo saat dihubungi Wartawan, Selasa (8/10/19).

Baca Juga: Komisaris Utama-Dirut BCA Kompak Jual Saham

Bastoni mengatakan, dengan dijadikannya Stasiun Manggarai sebagai hub, juga sekaligus memecahkan masalah tawuran yang selama ini terjadi di kawasan tersebut. Sebab, nantinya para warga yang sering terlibat tawuran dan menempati lokasi tersebut akan dipindahkan ke rumah susun (Rusun) yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Tanah yang dipakai warga, nanti (warga) akan digeser ke Rusun yang disediakan pemerintah,” ucapnya.

Jonan: Pengalihan ke Stasiun Manggarai Tidak Tepat!

Ignasius Jonan/Foto: Ari Saputra

Stasiun Gambir hanya akan melayani KRL atau commuter line Jabodetabek dan kereta khusus saja pada 2021. Nantinya, kereta jarak jauh yang selama ini ke Stasiun Gambir akan dialihkan ke Stasiun Manggarai.

Kementerian Perhubungan akan menjadikan Stasiun Manggarai sebagai pusat pergerakan kereta jarak jauh. Namun, rencana ini dikritik Ignasius Jonan yang kini menjabat Menteri ESDM.

Kritik Jonan itu disampaikan pada kolom komentar Instagram detikcom dengan judul berita Mulai 2021, Gambir Tak Lagi Layani Kereta Jarak Jauh. Jonan mengatakan, pernyataannya itu disampaikan sebagai mantan Menteri Perhubungan (Menhub) dan mantan Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Baca Juga: Sri Mulyani: Bos-bos BUMN Terciduk KPK, Mereka Penghianat!

“Menurut saya sebagai mantan Menhub dan mantan Dirut KAI, Gambir harus tetap melayani kereta api jarak jauh seperti Tokyo Central Station dan banyak central station lain di banyak kota besar di dunia. Pengalihan ke Stasiun Manggarai tidak tepat,” tutur Jonan lewat Instagram detikcom, dikutip Selasa (8/10/19).

kenapa Jonan berpendapat seperti itu? Menurutnya pengalihan ke Stasiun Manggarai tidak tepat karena lalu lintas di kawasan tersebut masih sangat menantang. Selain itu, Stasiun Manggarai adalah stasiun pengendali dari banyak arah perjalanan kereta api, termasuk ke bandara.

Komentar tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari akun lainnya. Setidaknya ada sebanyak 81 likes dan 15 orang yang sependapat dengan Ignasius Jonan.

“Setuju,” tulis @yunanto_kharis.


2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] JAKARTA, SENAYANEWS.com – PKB menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum secara khusus membahas soal kabinet. Hal itu disebut PKB menanggapi kemungkinan Partai gerindra menduduki posisi Menteri Pertanian (Mentan). […]

trackback

[…] JAKARTA, SENAYANEWS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertahankan Peraturan Presiden Nomor 44 tahun 2016 tentang bidang usaha tertutup dan terbuka di sektor penanaman modal. […]