oleh

Warna Pelat Mobil Listrik Diusulkan Berbeda dengan yang BBM

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Pemerintah berencana memberikan sejumlah insentif baik fiskal maupun non fiskal kepada pengguna kendaraan listrik. Dalam pemberian insentif tersebut diperlukannya identifikasi atau pembeda terhadap kendaraan listrik dengan kendaraan berbahan bakar fosil.

“Perlu ada insentif non fiskal, kalau ada insentif non fiskal artinya ada jalur khusus, kemudian tak membayar parkir, secara tepat petugas tahu bahwa ini kendaraan listrik atau bukan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, di Hotel Millenium Sirih, Jakarta, Rabu (2/10/19).

Baca juga; Pasca Demo, Gerbang Utama Gedung DPR RI Rusak Parah

Untuk itu, Kemenhub mengusulkan salah satu cara membedakannya yakni dengan memberikan warna dasar khusus untuk pelat nomor kendaraan listrik. Usul ini katanya diadopsi dari beberapa negara.

“Perbedaan plat nomor kita mengadopsi di beberapa negara, warna dasarnya berbeda, kenapa demikian karena di beberapa negara itu penggunaan sepeda listrik itu didorong,” ujar Budi.

Namun, Budi mengatakan, usulan ini masih perlu didiskusikan dengan pemangku kepentingan lain, utamanya Kepolisian RI.

“Saya akan rapat lagi nanti, masing-masing kan harus ada yang melaporkan dulu, mungkin setelah ini sekitar 2-3 minggu lagi. Tapi kalau pelat nomor Peraturan Kapolri, hanya Perkap,” jelas dia.

Anies Bakal Beri Insentif Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta

Hasil gambar untuk foto anies naik kendaraan listrik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membahas skema keringanan untuk membeli mobil listrik. Dengan begitu, diharapkan semakin banyak masyarakat yang akan membeli mobil listrik.

“Nah, kita kemarin sempat membicarakan mengenai bantuan, bukan bantuan tapi skema pembiayaan untuk membeli motor listrik, tapi belum final. Nanti kalau sudah, baru dinas disampaikan,” ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kepada wartawan di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (22/9/19).

Baca juga: Bamsoet Jenguk Mahasiswa Korban Kekerasan Pasca Demo DPR

“Begini, bentuk dorongan kita untuk kegiatan mobilitas berbasis listrik baik mobil maupun sepeda motor adalah yang memberikan insentif pajak. Jadi kita sedang menyusun ketentuannya untuk memberikan keringanan seringan-ringannya di aspek pajak,” ucap Anies.

Selain itu, pengguna kendaraan listrik juga akan mendapat keringanan tarif parkir. Tarif parkir mereka akan lebih murah daripada kendaraan dengan basis energi fosil.

“Lalu yang ke dua saat ini sedang finalisasi harga parkir dan nanti kita akan memberikan diskon yang amat murah sehingga parkir untuk mobil listrik dan motor listrik menjadi sangat murah. Jadi dibentuk insentifnya,” ucap Anies.


1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] JAKARTA,SENAYANEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta resmi memiliki pimpinan definitif atau pimpinan tetap periode 2019-2024. […]