oleh

ASN, TNI, Polri Tak Mundur di Pilkada, Kamrussamad : Upaya Kelabui Rakyat

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Rencana Revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2015 telah diwacanakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Salah satu point krusial adalah perubahan status TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) jika maju sebagai calon kepala daerah (cakada).

“Pemerintah harus hati-hati dalam mewacanakan perubahan status TNI, Polri, ASN sebagai peserta Pilkada,” kata anggota DPR RI, Kamrussamad, via pesan Whatsapp, Senin (4/11/19).

Baca Juga : Anggota DPR/MPR RI Kamrussamad Ingatkan Pentingnya Kebhinekaan dan NKRI

Karena hal ini, lanjut Kamrussamad, dapat menimbulkan konflik interes dan semakin menurunkan indeks demokrasi di Indonesia.

“Kenapa? Karena, potensi mobilisasi kekuasaan terhadap pemilih dapat terjadi,” Kamrussamad menambahkan.

“Apakah ini upaya pemerintah mengalihakn isu-isu tersebut sehingga wacana ASN, TNI, Polri tidak perlu mundur dari profesi mereka jika ingin maju,” ujar Kamrussamad.

Menurut Kamrussamad, ASN pejabat struktural dan pemegang tongkat komando TNI-Polri yang maju dalam Pilkada sangat berpotensi terjadi abuse of power dan bisa melahirkan konflik horisontal.



3
Leave a Reply

avatar
3 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] Baca juga: ASN, TNI, Polri Tak Mundur di Pilkada, Kamrussamad : Upaya Kelabui Rakyat […]

trackback

[…] JAKARTA, SENAYANEWS.com – Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengaku tak bermaksud menuding siapapun terlibat dalam sengketa PT Karya Citra Nusantara (KCN) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Andre mengatakan bahwa apa yang disampaikan dalam rapat kerja bersama Mentri BUMN Erick Thohir, semata untuk menjalankan fungsi pengawasan DPR. […]

trackback

[…] JAKARTA, SENAYANEWS.com – Menko Polhukam Mahfud Md menyebut Imam Besar FPI Habib Riziq Syihab sudah menganggap pemerintah ilegal. Pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Pawiro menuding Mahfud hanya mencari-cari kesalahan kliennya. […]