oleh

Jokowi Terima Surat Dari Dubes, 14 Negara

JAKARTA, SENAYANEWS. com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima surat dari duta besar negara sahabat. Ada 14 negara yang menyerahkan surat kepercayaan.

Prosesi berlangsung di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/19). Sebelum memasuki ruang kredensial, keempatbelas dubes secara bergantian masuk ke halaman Istana.

Setelahnya, para dubes masuk ke ruang kredensial Istana Merdeka dan satu per satu menyerahkan surat kepercayaan. Jokowi yang didampingi Menlu Retno Marsudi juga berbincang di beranda Istana Merdeka kepada para dubes secara bergantian.

Baca Juga: Tommy Soeharto Temui Presiden PKS Sore Ini, Solidkan Oposisi?

Berikut nama-nama 14 dubes yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Jokowi:

1. Gustavo Arturo Torres (Dubes LBBP designate resident Argentina)
2. Sophia Nyamudeza (Dubes LBBP designate resident Zimbabwe)
3. Mohammad Khosh Heikal Azad (Dubes LBBP designate resident Iran)
4. Lambertus Christiaan Grijns (Dubes LBBP designate resident Belanda)
5. Vincent Piket (Dubes LBBP designate resident Uni Eropa)
6. Olivier Chambard (Dubes LBBP designate resident Prancis)
7. Jalal Mirzayev (Dubes LBBP designate resident Azerbaijan)
8. Apostolos Baltas (Dubes LBBP designate resident Yunani)
9. Phomma Sidsena (Dubes LBBP designate resident Laos)
10. Cameron MacKay (Dubes Dubes LBBP designate resident Kanada)
11. Ernest Mbaimba Ndomahina (Dubes LBBP designate non resident Sierra Leone, berkedudukan di Beijing)
12. Udaya Raj Pandey (Dubes LBBP designate non resident Nepal, berkedudukan di Kuala Lumpur)
13. Leko Ado (Dubes LBBP designate non resident Niger, berkedudukan di New Delhi)
14. Darko Pajovic (Dubes LBBP designate non resident Montenegro, berkedudukan di Beijing).

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] JAKARTA, SENAYANEWS.com – Mahasiswa FH UGM, Felix Juanardo Winata, menggugat UU No 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY ke MK. Menurutnya, UU itu mendiskriminasi WNI keturunan seperti dirinya, sehingga ia tidak bisa memiliki hak milik tanah di Yogyakarta. […]