oleh

Tsani Annafari Mengundurkan Diri Dari Penasihat KPK, Ada Apa?

JAKARTA, SENAYANEWS.com – Penasihat KPK Tsani Annafari sudah memutuskan mundur dari jabatannya. Tsani tidak akan aktif lagi sebagai penasihat KPK per 1 Desember 2019.

“SK-nya sudah ditandatangani efektif per 1 Desember,” ucap Tsani kepada  Kamis (28/11/19).

Tsani memang pernah menyampaikan keinginan mundur dari jabatannya sebagai respons atas revisi Undang-Undang KPK serta proses pemilihan pimpinan KPK baru. Tsani akan kembali ke institusi awalnya, yaitu Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Baca juga: Jaksa KPK Tanya Miryam soal Markus Nari di Sidang e-KTP

Tsani menuturkan, surat keputusan pemberhentiannya telah ditandatangani oleh pimpinan KPK dan berlaku efektif pada Minggu (01/12/19) mendatang.

Dengan demikian, hari terakhir Tsani berada di KPK jatuh pada Jumat (29/11/19) besok. Setelah mundur dari jabatan penasihat KPK, Tsani akan kembali menjadi pegawai di Kementerian Keuangan, tempat bekerjanya dahulu sebelum bekerja di KPK.

“Saya kan ASN di Kemenkeu, sehingga saya kembali ke Kemenkeu, dapat penugasan baru nanti seperti apa saya ikuti saja. Saya siapkan di sana,” ujar Tsani.

Baca juga: Bos-bos BUMN Diciduk KPK, Pengamat: Kelemahan Sistem

Pengunduran diri Tsani sudah diajukan sejak DPR memutuskan memilih lima pemimpin KPK periode 2019-2023 dan merevisi UU KPK.

  “Saya keluar untuk menjaga semangat, dan sebelum pimpinan dilantik maka saya akan langsung mundur,” kata Tsani, Jumat bulan lalu, (13/09/19), di Jakarta.

Pengunduran diri itu disampaikan melalui surat elektronik kepada seluruh pegawai KPK. Tsani sebelumnya menyatakan akan mengundurkan diri bila ada orang yang cacat etik terpilih sebagai pimpinan KPK periode 2019-2023.

Selain Tsani, KPK sebenarnya masih memiliki 2 penasihat, yaitu Budi Santoso dan Sarwono Sutikno. Tsani mengatakan kemungkinan 2 penasihat KPK lainnya itu tidak mengikuti jalan yang dipilihnya.

“Kalau yang lain mungkin nanti tanggal, (20/12/19) ya, saya tidak tahu persisnya,” ucap Tsani.

Dalam UU KPK baru, yaitu UU Nomor 19 Tahun 2019, memang sudah tidak ada lagi jabatan penasihat KPK, tapi berganti menjadi Dewan Pengawas KPK. Tanggal 20 Desember 2019 yang dimaksud Tsani adalah selesainya masa tugas pimpinan KPK periode 2015-2019 untuk digantikan pimpinan KPK periode 2019-2023, yaitu Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, dan Lili Pintauli Siregar.



Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of